Rabu, 23 September 2026
19:53 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Fratrisida

Fratrisida

250px-Cain_kills_Abel.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Kain membunuh Habel", sebuah fratrisida yang diilustrasikan olehGustave Doré[1]).
Bagian dari seri tentang
Kekerasan terhadap pria
Isu
Pembunuhan
Kekerasan seksual dan pemerkosaan
Topik terkait

Fratrisida (dari kata Latin frater "saudara" dan cida "pembunuh") adalah sebuah tindakan dari seseorang yang mengakibatkan pembunuhan terhadap saudaranya.

Konsep terkait adalah sorosida (pembunuhan saudari), homosida anak-anak (pembunuhan anak-anak yang tidak sedarah), infantisida (pembunuhan anak di bawah satu tahun), filisida (pembunuhan anak sendiri), patrisida (pembunuhan ayah), matrisida (pembunuhan ibu), maritisida (pembunuhan suami) dan uksorisida (pembunuhan istri). Lihat pula siblisida (pembunuhan seorang individual yang masih bayi oleh seorang kerabat dekatnya, saudara kandung atau tiri).

Agama dan mitologi

Menurut kisah Kain dan Habel, fratrisida adalah jenis pembunuhan pertama yang dilakukan. Dalam mitologi Romawi kuno, sebuah kota dibentuk sebagai hasil dari sebuah fratrisida, ketika Romulus menjadi raja Roma pertama setelah membunuh saudaranya.[2]

Mahabharata dan Ramayana

Dalam epik Hindu Mahābhārata, Karna dibunuh oleh Arjuna yang tidak mengetahui bahwa Karena adalah kakaknya.

Referensi

  1. "Holy Bible 21-th Century King James Version -". BibleGateway.com. Diakses tanggal 2009-04-07.
  2. The political significance of the founding fratricide is discussed at length by T.P. Wiseman, Remus: A Roman Myth (Cambridge University Press, 1995) passim.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan