Jumat, 16 Oktober 2026
01:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Franz Xaver Winterhalter

Franz Xaver Winterhalter

Bagikan:
Franz Xaver Winterhalter
250px-Franz_Xaver_Winterhalter_BNF_Gallica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Franz Xaver Winterhalter, 1865
Lahir(1805-04-20)20 April 1805
Meninggal8 Juli 1873(1873-07-08) (umur 68)
Dikenal karenaLukisan

Franz Xaver Winterhalter (20 April 1805 – 8 Juli 1873)[1] adalah seorang pelukis dan litografer asal Jerman, yang dikenal karena lukisan potret bangsawan dan masyarakat kelas atas pada pertengahan abad ke-19. Namanya dikaitkan dengan istana yang modis. Di antara karyanya yang paling terkenal adalah Empress Eugénie, Ladies in Waiting (1855) dan potret dari Elisabeth dari Austria (1865) .

Catatan

  1. ↑ Paul Getty, J. "Franz Xaver Winterhalter". The J. Paul Getty Museum. J Paul Getty Trust. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-10. Diakses tanggal 20 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

  • Ormond, Richard, and Blackett-Ord, Carol, Franz Xaver Winterhalter and the Courts of Europe, 1830–70, Exh. cat. National Portrait Gallery, London, 1987. ISBN0-8109-3964-9.
  • Reisberg von, Eugene Barilo. Franz Xaver Winterhalter (1805–1873) Catalogue Raisonne, BvR Arts Management, 2007, ISBN978-0-646-47096-2.
  • Kessler Aurisch, Helga et alii: High society: the portraits of Franz Xaver Winterhalter. Stuttgart: Arnoldsche Art Publishers; Houston: In association with The Museum of Fine Arts, Augustinermuseum, Städtische Museen Freiburg, Palais de Compiegne, 2015. ISBN9783897904484
  • Burlion Emmanuel, Franz Xaver et Hermann Winterhalter , Brest, 2016, 175 pages.ISBN978-2-9523754-3-6
  • Barilo von Reisberg, Eugene Arnold : Franz Xaver Winterhalter (1805–1873): portraiture in the age of social change, School of Culture and Communication, 2016, Diarsipkan 2023-04-03 di Wayback Machine

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan