Kamis, 05 November 2026
03:41 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Francis Octavius Grenfell

Francis Octavius Grenfell

Bagikan:
Francis Octavius Grenfell
Francis_Grenfell.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Captain Francis Grenfell VC
DikebumikanPemakaman Hooge Crater
Pengabdian Britania Raya
Dinas/cabang40px-Flag_of_the_British_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Angkatan Darat Britania
Lama dinas1900-1915 †
PangkatCaptain
KesatuanKing's Royal Rifle Corps
9th Lancers
Perang/pertempuranPerang Boer Kedua
Perang Dunia I
PenghargaanSalib Victoria
HubunganField Marshal Francis Grenfell, 1st Baron Grenfell (paman)
Julian Grenfell (sepupu)
Admiral John Pascoe Grenfell (kakek)

Francis Octavius Grenfell, VC (4 September 1880 – 24 Mei 1915) adalah seorang Inggris penerima medali Salib Victoria, penghargaan tertinggi dan prestisius untuk keberanaian menghadapi musuh yang bisa diberikan kepada tentara Britania Raya dan Negara-negara Persemakmuran.

Biografi

Dilahirkan 4 September 1880 dari orang tua Sophia dan Pascoe Du Pré Grenfell. Ia satu dari limabelas bersaudara. Ia mempunyai saudara kembar, Riversdale Grenfell juga di resimen Lancer ke-9 dan terbunuh dalam tugas (KIA / Killed in action) di bulan September 1914. Kakek dari ibu mereka adalah Admiral John Pascoe Grenfell dan keluarga lainnya termasuk pamannya, Field Marshal Francis Grenfell, 1st Baron Grenfell. Saudara yang lebih tua, Letnan Robert Septimus Grenfell, 21st Lancers, terbunuh di penyerangan kavaleri dalam Pertempuran Omdurman tahun 1898. Tiga saudara lainnya Cecil Grenfell, Howard Maxwell Grenfell dan Arthur Morton Grenfell mencapai pangkat Letnan Kolonel di Angkatan Darat Britania. Satu sepupunya, Letnan Claude George Grenfell (Infanteri Berkuda Thorneycroft) terbunuh di Pertempuran Spion Kop dalam Perang Boer dan dua sepupu lainnya Julian Grenfell, sang penyair, dan saudaranya, Gerald William Grenfell, terbunuh di Perang Dunia I.[1]

Sebagai Etonian yang mewakili sekolahnya di olahraga kriket, Grenfell bergabung di angkatan darat tahun 1900 dan bertugas pertama kali dalam Perang Boer Kedua di King's Royal Rifle Corps.

Salib Victoria

250px-Memorial_to_officers_and_men_of_9th_Lancers_who_died_in_WWI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti di biara Katedral Canterbury untuk perwira dan tentara dari 9th (Queen's Royal) Lancers yang terbunuh pada Perang Dunia I.
250px-Memorial_to_officers_and_men_of_9th_Lancers_who_died_in_WWI-detail.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail prasasti yang menampilkan nama Grenfell twins.

Ia berusia 33 tahun, dan Kapten di 9th Lancers, Angkatan Darat Britania ketika Perang Dunia I dalam pertempuran di mana ia memperoleh medali Salib Victoria.

Tanggal 24 Agustus 1914 di Audregnies, Belgia, Kapten Grenfell bersama dengan resimen bertempur melawan pasukan besar infanteri Jerman yang bertahan. Korban sangat banyak dan kapten Grenfell menjadi perwira tertinggi yang tersisa. Ia menjadi bagian resimen penyerang disamping tanggul rel kereta ketika ia tertembak dua kali dan luka parah. Meskipun terluka, ia diminta mempertahankan senjata, oleh Mayor Ernest Wright Alexander dari 119th Battery, Royal Field Artillery, ia dan beberapa relawan, di bawah siraman peluru musuh, berusaha menarik persenjataan keluar dari daerah tembakan musuh. Kutipan dari London Gazette tanggal 16 September 1914 tertulis:

For gallantry in action against unbroken infantry at Andregnies, Belgium, on 24th August 1914, and for gallant conduct in assisting to save the guns of the 119th Battery, Royal Field Artillery, near Doubon the same day.[2]

(atau diterjemahkan bebas)

Untuk keberanian dalam melawan infanteri yang tak tertandingi di Andregnies, Belgia, pada tanggal 24 Agustus 1914, dan atas tindakan gagak berani dalam membantu menyelamatkan senjata 119th Battery, Royal Field Artillery, dekat Doubon pada hari yang sama.

Ia terbunuh dalam tugas tanggal 24 Mei 1915 dan dimakamkan di Pemakaman Militer Vlamertinghe.[3][4]

Peninggalan

Medali Salib Victoria miliknya dipamerkan di Museum Resimen 9th/12th Royal Lancers bertempat di Museum dan Galeri Seni Derby, Inggris.

Polo

Seluruh sembilan lelaki bersaudara Grenfell adalah pemain polo. Francis dan saudaranya Riversdale Grenfell adalah yang terbaik dalam keluarga. Francis mencetak 8 gol Polo handicap. Saudara kembar berada di tim Ranelagh dan memenangkan Amerika Terbuka dan di tim Freebooters, bersama Leopold Christian Duncan Jenner dan Adipati Roxburghe, memenangkan Piala Kejuaraan Hurlingham.[4]

Referesi

  1. ↑ Coomb, Arthur Grenfell. "Grenfell Family History". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-11. Diakses tanggal 2011-06-12.
  2. ↑ "No. 28976". The London Gazette. 13 November 1. hlm. 9373. {{cite magazine}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. ↑ (Inggris) "Casualty details - Grenfell, Francis Octavius". Commonwealth War Graves Commission. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-04-08. Diakses tanggal 2011-06-14.
  4. 1 2 (Inggris) Horace A. Laffaye (2009). The Evolution of Polo. McFarland & Company. ISBN 0786438142. It is very true that the First World War robbed the British of some of their top and most promising players: Geoffrey Bowlby, Harold Brassey, Leslie Cheape, Noel Edwards, Francis and Rivy Grenfell, Lord Hugh Grosvenor, Brian Osborne, Bertie Wilson ...
  • (Inggris) Monuments to Courage (David Harvey, 1999)
  • (Inggris) The Register of the Victoria Cross (This England, 1997)
  • (Inggris) VCs of the First World War - 1914 (Gerald Gliddon, 1994)

Pranala luar

Seniman:
Geologi:
Seni dekoratif:
Sejarah militer:
Sejarah alam:
Gambar & lukisan:
Joseph Wright:
Seni Oseania:
Porselen:
Britania Kuno:
Sains & rekayasa:
Hubungan:
Organisasi:
Pribadi:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan