Senin, 19 Oktober 2026
04:27 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Francesco Trevisani

Francesco Trevisani

pelukis asal Italia

Bagikan:
250px-Pietro_Ottoboni_by_Francesco_Trevisani.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Cardinal Pietro Ottoboni karya Francesco Trevisani. Museum Bowes, Kastel Barnard, County Durham, Inggris.

Francesco Trevisani (9 April 1656 – 30 Juli 1746) adalah seorang pelukis Italia, yang aktif pada awal Rococo atau akhir Baroque (barochetto).

Kehidupan

Lahir di Capodistria, Istria (sekarang Koper di Slovenia, yang kemudian bagian dari Republik Venesia), ia adalah putra dari Antonio Trevisani, seorang arsitek

Ia kemudian menuntut ilmu di Venesia dibawah pengarahan Antonio Zanchi. Ia pindah ke Roma, di mana ia tetap berada disana sampai kematiannya, pada 1678. Saudaranya, Angelo Trevisani menjadi pelukis terkenal di Venesia.

Di Roma, ia didukung oleh Kardinal Pietro Ottoboni. Ia sangat dipengaruhi oleh Carlo Maratta

Ia menjadi anggota Akademi Arcadia pada 1712.

Trevisani wafat di Roma pada 1746.

Referensi

  • Di Federico, F.R. (1977). Francesco Trevisani: Eighteenth-Century Painter in Rome. Washington DC.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  • Review of Francesco Trevisani: Eighteenth-Century Painter in Rome. Francis H. Dowley. The Art Bulletin (1979) pp. 146–151.
  • Bryan, Michael (1889). Walter Armstrong & Robert Edmund Graves (ed.). Dictionary of Painters and Engravers, Biographical and Critical (Volume II L-Z). York St. #4, Covent Garden, London; Original from Fogg Library, Digitized May 18, 2007: George Bell and Sons. hlm. 585. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-25. Diakses tanggal 2014-06-03.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan