Sabtu, 10 Oktober 2026
17:23 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Fragmen konstan

Fragmen konstan

Bagikan:
250px-2fab_fc.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
An antibody digested by papain yields three fragments, two Fab fragments and one Fc fragment
250px-F_ab2_pFc.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
An antibody digested by pepsin yields two fragments: a F(ab')2 fragment and a pFc' fragment

Fragmen konstan (bahasa Inggris:constant fragment,[1] fragment crystallizable region, Fc, fragment constant region, constant region,[2] c region) adalah bagian dari molekul antibodi yang melaksanakan aktivitas biologis (eksekutif) dari kelas antibodi bersangkutan demi menggerakkan sistem kekebalan. Area fragmen konstan terletak pada ekor molekul antibodi dan berinteraksi dengan permukaan sel pencerap Fc pada fagosit dan beberapa protein dari sistem komplemen klasik. Dengan demikian, fragmen konstan berfungsi sebagai perantara dengan berbagai macam efek fisiologis dari antibodi, seperti opsonisasi, lisis sel, degranulasi mastosit, basofil, eosinofil dll. Tidak ada perbedaan deret asam amino pada daerah ini antara satu antibodi dengan antibodi yang lain.

Pada kelas antibodi IgG, IgA dan IgD, fragmen konstan terdiri dua fragmen protein yang identik dalam domain konstan kedua dan ketiga rantai berat antibodi; fragmen konstan IgM dan IgE terdiri dari tiga domain konstan rantai berat (CH domains 2, 3 dan 4) pada rantai polipeptid.[3] [4] Fragmen konstan IgGs memuat highly conserved N-glycosylation site.[5][6] Glycosylation dari fragmen konstan sangat penting bagi aktivitas mediasi dengan reseptor Fc.[7]


the lower part of fab segments are also part of the constant region, check your own sources.


Referensi

  1. ↑ "The adaptive immune system". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-27. Diakses tanggal 2010-02-11.
  2. ↑ (Inggris) "Immunologi, glossary. Constant region". Charles A. Janeway, et al. Diakses tanggal 2010-03-22.
  3. ↑ Janeway, CA, Jr. (2001). Immunobiology (Edisi 5th). Garland Publishing. ISBN 0-8153-3642-X. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-06-28. Diakses tanggal 2010-02-12.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ Larsson, Lars-Inge (September 1988). Immunocytochemistry: Theory and practice. Crc Press. ISBN 0849360781.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Stadlmann J, Pabst M, Kolarich D, Kunert R, Altmann F. (2008) Analysis of immunoglobulin glycosylation by LC-ESI-MS of glycopeptides and oligosaccharides. Proteomics. 2008 Jul;8(14):2858-71
  6. ↑ Stadlmann J, Weber A, Pabst M, Anderle H, Kunert R, Ehrlich HJ, Peter Schwarz H, Altmann F. (2009) A close look at human IgG sialylation and subclass distribution after lectin fractionation. Proteomics. 2009 Sep;9(17):4143-53.
  7. ↑ "Biomed experts". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-27. Diakses tanggal 2010-02-12.
Ikon rintisan

Artikel bertopik imunologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan