Fonetik auditoris merupakan cabang fonetik yang menyelidiki mekanisme penerimaan bunyi bahasa oleh indera pendengaran (telinga).[1] Telinga menerima bunyi bahasa berupa getaran udara sebagai persepsi bahasa.[2] Fokus utama fonetik auditoris terletak pada persepsi gelombang bunyi oleh telinga yang berkaitan dengan fisiologi telinga dan alat-alat dengarnya dan psikologi persepsinya.[3] Oleh karena itu, fonetik auditoris dikaji dalam ilmu kedokteran, termasuk kajian neurologi.
Referensi
- ↑ Hermawan, Nur Fadly; Kuswoyo; Nafi'i, Wildan (2021-09-22). "FONETIK: ARTIKULATORIS, AKUSTIS DAN AUDITORIS SERTA PENGAJARANNYA". EL WAHDAH (dalam bahasa Inggris). 2 (1): 1–13.
- ↑ Siminto (2013). Pengantar Linguistik (PDF). Semarang: Cipta Prima Nusantara. hlm. 55. ISBN 978-6028-0549-1-0. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-06-25. Diakses tanggal 2021-12-14.
{{cite book}}: Periksa nilai|isbn=: checksum - ↑ Dhanawaty, N.M., dkk. (2017). Pengantar Linguistik Umum. Denpasar: Pustaka Larasan. hlm. 29. ISBN 978-602-1586-51-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-16. Diakses tanggal 2022-04-16.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)