
Fokus dalam adalah teknik fotografi dan sinematografi yang menggunakan kedalaman bidang besar. Kedalaman bidang adalah rentang depan-belakang dari fokus dalam sebuah gambar, atau seberapa banyak bagian gambar tampak tajam dan jelas. Dalam fokus dalam, latar depan, tengah, dan belakang semuanya berada dalam fokus.
Fokus dalam biasanya dicapai dengan memilih bukaan kecil. Karena bukaan kamera menentukan seberapa banyak cahaya yang masuk melalui lensa, pencapaian fokus dalam memerlukan adegan yang terang atau pencahayaan panjang. Lensa sudut lebar juga membuat bagian gambar yang lebih besar tampak tajam.
Ilusi fokus dalam juga dapat dicapai dengan trik optik (split-focus diopter) atau dengan komposit dua atau lebih gambar menggunakan focus stacking.
Kebalikan dari fokus dalam adalah fokus dangkal, di mana bidang gambar yang berada dalam fokus sangat sempit.[1] Sebagai contoh, latar depan mungkin dalam fokus sementara bagian tengah dan latar belakang tidak fokus. Ketika menghindari fokus dalam digunakan secara khusus untuk efek estetis—terutama ketika subjek berada dalam fokus tajam sementara latar belakang tampak jelas tidak fokus—teknik ini dikenal sebagai bokeh.[2]
Referensi
- ↑ Bordwell, David; Kristin Thompson (2003). Film Art: An Introduction (Edisi 7th). New York: McGraw-Hill.
- ↑ Merklinger, Harold. "Understanding Boke". luminous-landscape.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-09. Diakses tanggal 2009-07-03.
Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |