Senin, 21 September 2026
20:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Flamboyan

Flamboyan

Tanaman yang khas dengan pohon besar dan bunga merah cerah

Flamboyan
250px-Royal_Poinciana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Least Concern (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Caesalpinioideae
Genus: Delonix
Spesies:
D. regia
Nama binomial
Delonix regia

Flamboyan (Delonix regia) atau pohon Semarak Api adalah tanaman yang khas dengan pohon besar, dan bunga-bunga merah cerah.[2] Flamboyan memiliki nama genus Delonix yang berasal dari kata Yunani delos (artinya mencolok), dan onyx, berarti cakar.[2] Nama tersebut mengacu pada penampilan bunga yang memang mencolok dan bentuk mahkota bunya mengembang seperti cakar.[2] Pohon ini umumnya dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Madagaskar, untuk tanaman hias.[2] Tanaman ini terancam punah di habitat aslinya karena perusakan habitat.[2]

Flamboyan tumbuh melebar membentuk seperti kanopi atau payung pada ketinggian 9–15 m di atas permukaan laut.[3] Apabila tanaman ini tumbuh di daerah yang memiliki 2 musim, maka akan gugur saat musim kemarau, tetapi akan tetap hijau pada musim semi dan dingin pada daerah dengan empat musim.[3] Tumbuhan ini juga sering disebut tumbuhan semi-evergreen.[3]

Daun flamboyan memiliki bulu dibagian permukaannya.[3] Sistem pertulangan daun berbentuk menyirip, dengan panjang 30,5-50,8 cm dan lebar 11–25 cm.[3] Bunga-bunga flamboyan mekar secara musiman, biasanya mekar saat pertengahan musim panas.[3] Bunga flamboyan memiliki diameterantara 8 dan 15 cm dan memiliki empat kelopak yang berbentuk menyebarkan berwarna merah atau oranye-merah kelopak dengan panjang 4–7 cm serta satu mahkota tegak.[3] Bentuk kelopak bunga sedikit lebih besar yang ditandai dengan warna kuning dan putih.[3] Polong yang sudah tua berwarna coklat gelap, datar dan kayu dengan panjang hingga 70 cm dan lebar 7 cm.[3]

  • 120px-%E9%B3%B3%E5%87%B0%E6%9C%A8Delonix_regia_20210510174423_06.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-%E9%B3%B3%E5%87%B0%E6%9C%A8Delonix_regia_20210510174423_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-%E9%B3%B3%E5%87%B0%E6%9C%A8_Delonix_regia_20200807091433_03.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-%E9%B3%B3%E5%87%B0%E6%9C%A8_Delonix_regia_20210325175502_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. Rivers, M. (2014). "Delonix regia". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2014 e.T32947A2828337. doi:10.2305/IUCN.UK.2014-1.RLTS.T32947A2828337.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. 1 2 3 4 5 "Delonix regia (Flamboyant)". Royal Botanical Gardens. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-29. Diakses tanggal 29 Mei 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Delonix regia (Fabaceae)". National Tropical Botanical Garden. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-12. Diakses tanggal 29 Mei 2014.
Delonix regia
Poinciana regia


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan