Rabu, 07 Oktober 2026
14:25 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Flacourtiaceae

Flacourtiaceae

Bagikan:
Flacourtiaceae Suntingan nilai di Wikidata
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Komposisi genom virus ICTVLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Penemu atau penciptaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PenyakitLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Pewarnaan GramLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PloidiLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jumlah genomLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Tumbuhan
Diserbuki olehLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Adalah penyerbuk dariLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Warna bungaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jenis buahbuah beri Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Taksonomi
KerajaanPlantae
FilumMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoViolales
FamiliFlacourtiaceae Suntingan nilai di Wikidata
DC., 1824
Tipe taksonomiFlacourtia Suntingan nilai di Wikidata
Tata nama
Status nomenklaturnomen conservandum Suntingan nilai di Wikidata
Ejaan asliLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Dinamakan berdasarkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
BasionimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Sinonim taksonLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Ex taxon author (en) TerjemahkanRich. Suntingan nilai di Wikidata
Gender of a scientific name of a genus (en) TerjemahkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
ProtonimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
EndemikLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Artikel takson sembarang

Flacourtiaceae adalah suku tumbuhan yang pernah dipakai dalam taksonomi versi lama. Pengelompokan ini sekarang ditinggalkan dalam klasifikasi yang memasukkan aspek filogeni molekuler. Rukam dan kepayang (kluwek) adalah tumbuhan berguna yang menjadi anggota suku ini.

Di dalam sistem klasifikasi Cronquist, suku ini mencakup 89 genera dengan lebih dari 800 spesies yang hidup pada masa kini. Pengelompokan dalam suku ini dikritik karena definisi yang amat longgar dan pernah dianggap sebagai "tempat buangan" bagi genera yang aneh atau memiliki sifat unik.[1] Bahkan sejak tahun 1975, Flacourtiaceae dianggap oleh Hermann Sleumer sebagai "fiksi".[2]

Suku ini kemudian dilebur dalam sistem klasifikasi APG II yang memasukkan informasi filogeni molekuler. Anggota-anggotanya kemudian ditempatkan ke dalam suku-suku lainnya, terutama Achariaceae dan Salicaceae sensu lato. Beberapa taksonom lebih suka membagi Salicaceae ke dalam Salicaceae sensu stricto, Scyphostegiaceae, dan Samydaceae.[3]

Berikut ini adalah daftar genera yang pernah menjadi anggota Flacourtiaceae (dalam kurung adalah suku yang sekarang mencakupnya):[4]

Gerrardina sekarang ditempatkan dalam suku tersendiri (Gerrardinaceae)[5]

Catatan kaki

  1. ↑ Mark W. Chase, Sue Zmarzty, M. Dolores Lledó, Kenneth J. Wurdack, Susan M. Swensen, and Michael F. Fay. 2002. "When in doubt, put it in Flacourtiaceae: a molecular phylogenetic analysis based on plastid rbcL DNA sequences." Kew Bulletin 57(1):141-181.
  2. ↑ Regis B. Miller (1975). "Systematic anatomy of the xylem and comments on the relationships of Flacourtiaceae". Journal of the Arnold Arboretum 56(1):79.
  3. ↑ Kenneth J. Wurdack and Charles C. Davis. 2009. "Malpighiales phylogenetics: Gaining ground on one of the most recalcitrant clades in the angiosperm tree of life." American Journal of Botany 96(8):1551-1570. (see Pranala luar below)
  4. ↑ Salicaceae sensu lato
  5. ↑ Alford, M. H. (2006).Gerrardinaceae: a new family of African flowering plants unresolved among Brassicales, Huerteales, Malvales, and Sapindales. Taxon 55(4):959–964
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan