Jumat, 30 Oktober 2026
08:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Firman Dwi Cahyono

Firman Dwi Cahyono

perwira TNI

Bagikan:
Firman Dwi Cahyono
250px-FIRMAN_DWI_CAHYONO.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kadisopslatauke-10
Mulai menjabat
15 Agustus 2025
PendahuluIrwan Pramuda
Komandan Pangkalan Udara Iswahyudi
Masa jabatan
2 Oktober 2023 –29 April 2025
PendahuluWastum
PenggantiM. Anjar Legowo
Kepala Pusat Kerjasama Internasional TNI
Masa jabatan
29 Maret 2023 –2 Oktober 2023
PendahuluBambang Darmawan
PenggantiBenny Arfan
Informasi pribadi
Lahir30 Maret 1974 (umur 52)
AlmamaterSMA Taruna Nusantara (1993)
Akademi Angkatan Udara (1996)
Penghargaan sipil
  • Airflite Trophy RAAF Central Flying School
  • Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya
JulukanFoxhound
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Air_Force.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Udara
Pangkat40px-19-TNI_Air_Force-BG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Marsekal Pertama TNI
SatuanKorps Penerbang (Tempur)

Firman Dwi Cahyono (lahir 30 Maret 1974) adalah seorang perwira tinggi TNI-AU yang sejak 15 Agustus 2025 mengemban amanat sebagai Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI AU (Kadisopslatau).

Firman merupakan lulusan AAU 1996. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Staf Khusus Kasau.

Karier

Perwira lulusan postgraduate program dari University of New South Wales Australia tahun 2011 ini sejak tanggal 3 Desember 2014 sampai 18 Januari 2016 menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru yang sebelumnya diresmikan langsung oleh Presiden ke-6 RI Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia adalah Komandan pertama Skadron Udara 16 yang mengoperasikan pesawat F-16 C/D. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi yang juga merupakan sarang pesawat buru sergap andalan TNI Angkatan Udara, F-16 Fighting Falcon.

Prestasi

Saat lulus dari SMA Taruna Nusantara tahun 1993, Firman menjadi siswa dengan nilai ebtanas murni (NEM) tertinggi.[1]

Tidak hanya itu, Firman juga berhasil menjadi lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara angkatan pertama tahun 1993 sehingga mendapat anugerah Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas.[2]

Pada tanggal 20 Agustus 2014, dia berhasil mencatatkan rekor meraih 2000 jam terbang dengan menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.[3]

Karena dinilai berjasa besar kepada TNI, Kolonel Pnb Firman Dwi Cahyono dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya oleh Presiden RI Joko Widodo. Penganugerahan tersebut dilakukan bertepatan dengan Upacara Peringatan ke-77 Hari TNI Tahun 2022 di halaman Istana Negara.[4]

Penjemputan F-16

Firman, merupakan perwira menengah alumni Akademi Angkatan Udara tahnun 1996 dan diberi kesempatan menjemput pesawat F-16 Fighting Falcon dari Amerika ke Lanud Iswahyudi awal Juli 2014. ia dan lima Penerbang tempur F-16 Fighting Falcon TNI Angkatan Udara dari Skadron Udara 3 tengah berlatih di Tucson Arizona.

Mereka mengikuti latihan konversi menjadi instruktur penerbang pesawat tempur F-16 C/D Block 52ID dalam Proyek Peace Bima Sena II.

Para pilot itu adalah Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Letkol Pnb Firman Foxhound Dwi cahyono, Letkol Pnb Anjar Beagle Legowo, Mayor Pnb Bambang Bramble Apriyanto. Selain itu Kapten Pnb Pandu Hornet Eka Prayoga, Kapten Pnb Anwar Weasel Sovie dan Kapten Pnb Bambang Sphynx Yudhistira.[5]

Tragedi Terbakarnya F-16

Jet tempur F-16 Fighting Falcon bernomor registrasi TT-1643 yang diterbangkan oleh Letkol Penerbang Firman Dwi Cahyono meledak dan terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada 16 April 2015 pukul 08.20 WIB saat akan take off. Rencananya, pesawat tersebut akan ikut fly pass pada acara pembaretan Presiden Joko Widodo sebagai Warga Kehormatan Pasukan khusus TNI di Mabes TNI, Cilangkap.

Nahas, Firman yang punya callsign Foxhound ini gagal terbang. Mesin F-16 Blok 15 yang dipilotinya terbakar dan roda bagian kirinya copot.[6] Terjadi kebakaran mesin tetapi penerbang berhasil keluar dari dalam pesawat. Firman mengalami luka ringan.[7]

Kepala Staf TNI Angkatan Udara saat itu, Marsekal TNI Agus Supriatna memuji aksi Letkol Penerbang Firman Dwi Cahyono.[8]

"Saya memuji pilot dengan aksinya sehingga tidak menyebabkan korban yang besar."

Agus mengatakan, saat melihat ada masalah dalam mesin pesawat, Firman langsung mengarahkan pesawat menjauh dari pemukiman penduduk. Manuver Firman yang 'banting setir' itu berimbas pada munculnya percikan api dari gesekan roda dan aspal pembatas, terlebih tengki pesawat masih terisi penuh bahan bakar.

Keputusan Firman itu merupakan langkah tepat saat situasi darurat untuk meminimalisir jumlah korban.[9]

Referensi

  1. ↑ Marcelin, Author (1993-03-01). "Hengky Haryadi bersama Firman Dwi Cahyono". Data Tempo. Diakses tanggal 2024-03-16.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
  2. ↑ Pulungan, Thomas (2024-03-01). "31 Lulusan Terbaik SMA Taruna Nusantara, Ada Menteri AHY hingga Menantu Konglomerat Chairul Tanjung". Erakini. Diakses tanggal 2024-03-16.
  3. ↑ "Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono Raih 2000 Jam Terbang" Diarsipkan 2015-01-28 di Wayback Machine Website TNI Angkatan Udara
  4. ↑ Sekretariat Kabinet RI, Humas (2022-10-05). "HUT ke-77 TNI, Presiden Anugerahkan Tanda Kehormatan Bagi Tiga Prajurit TNI". Sekretariat Kabinet RI. Diakses tanggal 2024-03-16.
  5. ↑ ""Cerita Letkol (Pnb) Firman Dwi Cahyono (TN1) saat jemput pesawat F16"". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-01. Diakses tanggal 2015-05-14.
  6. ↑ ""KSAU: Letkol Pnb Firman Foxhound Murid Saya Langsung"". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-11. Diakses tanggal 2015-05-14.
  7. ↑ ""Kronologi Kecelakaan Jet Tempur F16 Menurut Mabes TNI"". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-08. Diakses tanggal 2015-05-14.
  8. ↑ "Kepala Staf TNI Angkatan Udara puji pilot F-16". Antara. 2015-04-16. Diakses tanggal 2024-05-06.
  9. ↑ Rimadi, Luqman (2015-04-16). "Letkol Firman Pilih F-16 Terbakar Demi Hindari Permukiman Warga". Liputan 6. Diakses tanggal 2024-05-06.
Jabatan militer
Didahului oleh:
Irwan Pramuda
Kadisopslatau
2025—sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Wastum
Komandan Pangkalan Udara Iswahyudi
2023—2025
Diteruskan oleh:
M. Anjar Legowo
Didahului oleh:
tidak ada
Komandan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin
2014—2016
Diteruskan oleh:
Nur Alimi
Didahului oleh:
Setiawan
Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi
2014
Diteruskan oleh:
M. Anjar Legowo
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan