Jumat, 23 Oktober 2026
23:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Final Piala FA 1923

Final Piala FA 1923

pertandingan final Piala FA

Bagikan:
Final Piala FA 1923
"Billie" kuda putih , gambar mendefinisikan hari
TurnamenPiala FA 1922–1923
Bolton Wanderers West Ham United
2 0
Tanggal28 April 1923
StadionStadion Wembley, London
WasitD. H. Asson (Birmingham)
Penonton126,047 (resmi)
hingga 300,000 (perkiraan)
← 1922
1924 →

Final Piala FA 1923 merupakan pertandingan sepak bola antara Bolton Wanderers dan West Ham United pada tanggal 28 April 1923 di bekas Stadion Wembley, London. Sebagai pertandingan kompetisi piala pertama sepak bola Inggris, Football Association Challenge Cup (dikenal sebagai FA Cup), inilah pertandingan sepak bola pertama yang dimainkan di Stadion Wembley. Raja George V hadir untuk menganugerahkan trofi kepada tim pemenang.

Masing-masing tim telah maju melewati 5 babak untuk mencapai final. Bolton Wanderers menang 1–0 dalam babak 3 ke atas, dan David Jack-lah yang mencetak gol. West Ham United menghadapi Second Division atau lebih rendah lagi di tiap babak, kali pertama yang terjadi sejak pengenalan berbagai divisi dalam Football League. West Ham mengambil 3 percobaan itu untuk mengalahkan Southampton dalam babak ke-4 dan dengan mudah mengalahkan Derby County pada babak semifinal, mencetak 5 gol.

Babak final didahului dengan peristiwa kacau ketika kerumunan massa merangsek stadion, jauh melampaui daya tampung resminya yang berkisar 125.000. Masa yang diperkirakan berjumlah lebih dari 300.000 itu masuk dan memenuhi teras, yang mengakibatkan penonton harus bertumpuk sampai ke atap dan bahkan ke lapangan permainan. Polisi yang menjaga, termasuk salah satunya yang duduk di atas kuda putih yang menjadi gambar khas hari itu, harus dibawa untuk memurunkan massa dari atap agar pertandingan dapat berlangsung. Pertandingan dimulai 45 menit kemudian ketika massa berdiri di sekitar batas pinggir tempat pertandingan. Meskipun West Ham mengawali dengan kuatnya, Bolton segera menjadi tim yang mendominasi sebagian besar pertandingan dan menang won 2–0. David Jack mencetak gol 2 menit setelah awal pertandingan dan Jack Smith menambahkan gol kedua yang kontroversial selama paruh kedua. Kejadian pra-pertandingan mendorong diskusi di Dewan Rakyat dan menuju pada pengenalan sejumlah alat keamanan untuk final berikutnya. Pertandingan ini sering disebut sebagai "Final Kuda Putih" (White Horse Final) dan diperingati dengan dibangunnya Jembatan White Horse di Wembley Stadium yang baru.

Pertandingan

Referensi

Bacaan lanjut

  • Belton, Brian (2006). The Lads of '23: Bolton Wanderers, West Ham United and the 1923 FA Cup Final. Soccerdata. ISBN 1-8994-6891-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: checksum

Pranala luar

Musim
Final
Babak
kualifikasi
40px-Flag_of_England.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Soccerball_mask.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik sepak bola dan klub sepak bola di Inggris ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan