Rabu, 30 September 2026
20:05 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Final Cut Pro

Bagikan:
Final Cut Pro
FinalCutProACS2026.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Ikon Final Cut Pro sejak 2026
Penulis asliMacromedia
PengembangApple
Rilis awalApril 1999
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Sistem operasimacOS 15.6 atau lebih baru
iPadOS 18.6 atau lebih baru
PlatformMac dan iPad
JenisPenyunting video nonlinier
LisensiProprietari
Situs webwww.apple.com/id/final-cut-pro/

Final Cut Pro (disingkat FCP; sebelumnya bernama Final Cut Pro X dan sering disingkat FCPX) adalah aplikasi penyuntingan video nonlinier profesional yang dikembangkan oleh Apple untuk macOS dan iPadOS. Perangkat lunak ini menyediakan alat untuk mengimpor, mengatur, menyunting, mengolah warna dan audio, menambahkan efek serta judul, dan mengekspor video dalam berbagai format profesional.[1]

Akar Final Cut Pro berasal dari proyek penyunting video bernama KeyGrip yang dikembangkan di Macromedia oleh tim yang dipimpin Randy Ubillos, salah satu pengembang awal Adobe Premiere. Apple kemudian mengakuisisi perangkat lunak dan tim pengembang tersebut pada 1998, dan memperkenalkan Final Cut Pro pada April 1999.[2][3]

Pada 2011, Apple mengganti generasi Final Cut Pro 7 dengan aplikasi yang ditulis ulang secara menyeluruh dalam arsitektur 64-bit, Final Cut Pro X. Versi tersebut memperkenalkan antara lain Magnetic Timeline, pengolahan latar belakang dan pendekatan baru terhadap pengelolaan media.[4] Peluncuran awal Final Cut Pro X juga memicu kritik dari sebagian penyunting profesional karena sejumlah fungsi alur kerja yang terdapat pada Final Cut Pro 7 belum tersedia.[5] Apple kemudian menambahkan dan memperluas kembali berbagai kemampuan profesional melalui pembaruan berikutnya. Pada versi 10.5 yang dirilis pada November 2020, huruf "X" dihapus dari nama resminya sehingga kembali disebut Final Cut Pro.[6]

Versi Final Cut Pro untuk iPad diluncurkan pada 23 Mei 2023 dengan antarmuka yang dirancang untuk layar sentuh, gerakan Multi-Touch dan Apple Pencil.[7] Sejak 2026, Final Cut Pro juga menjadi bagian dari paket berlangganan Apple Creator Studio, sementara versi Mac tetap tersedia sebagai pembelian satu kali.[8]

Sejarah

Asal-usul dan peluncuran

Randy Ubillos sebelumnya terlibat dalam pengembangan versi-versi awal Adobe Premiere. Setelah berpindah ke Macromedia, ia dan timnya mengembangkan sebuah penyunting video profesional berbasis teknologi QuickTime milik Apple dengan nama kode KeyGrip.[2] Produk tersebut kemudian dinamai Final Cut. Macromedia tidak merilisnya secara komersial, dan Apple akhirnya memperoleh perangkat lunak beserta tim pengembangnya pada 1998.[2]

Apple melanjutkan pengembangannya dan merilis Final Cut Pro pada April 1999.[3] Perangkat lunak ini muncul ketika produksi video digital berbasis komputer pribadi berkembang pesat, dan pemanfaatan FireWire serta kamera digital memungkinkan sistem penyuntingan video dibuat dengan perangkat keras yang lebih murah daripada sejumlah sistem penyuntingan khusus pada masa itu.

Pada Agustus 2002, Final Cut Pro menerima Primetime Emmy Engineering Award dari Academy of Television Arts & Sciences atas dampaknya terhadap industri televisi.[3]

Final Cut Pro 4 hingga 7

Apple mengumumkan Final Cut Pro 4 pada April 2003. Versi tersebut memperkenalkan lebih dari 300 fitur baru, termasuk arsitektur efek waktu nyata RT Extreme, pemrosesan video 32-bit floating point, serta aplikasi pendamping LiveType, Soundtrack dan Compressor. Cinema Tools juga disertakan dalam paket tersebut.[9]

Pada 2005, Apple memperkenalkan Final Cut Studio, sebuah paket produksi video yang menggabungkan Final Cut Pro 5 dengan aplikasi seperti Motion, Soundtrack Pro dan DVD Studio Pro. Final Cut Pro 5 memperluas kemampuan pengolahan video definisi tinggi.[10]

Final Cut Studio 2, yang diumumkan pada 2007, menyertakan Final Cut Pro 6. Versi ini memperkenalkan codec ProRes 422 dan kemampuan mencampur format video serta laju bingkai yang berbeda dalam satu garis waktu.[11]

Pada Juli 2009, Apple merilis Final Cut Pro 7 sebagai bagian dari pembaruan Final Cut Studio. Versi ini memperluas keluarga codec ProRes dengan ProRes Proxy, ProRes LT dan ProRes 4444, serta menambahkan Easy Export dan sejumlah perbaikan alur kerja.[12]

Final Cut Pro X

Apple memperlihatkan Final Cut Pro X pada April 2011. Berbeda dari peningkatan bertahap sebelumnya, Final Cut Pro X merupakan penulisan ulang aplikasi dengan arsitektur 64-bit, antarmuka baru, penggunaan Grand Central Dispatch dan OpenCL, serta pemrosesan dan perenderan di latar belakang.[4]

Salah satu perubahan utamanya adalah Magnetic Timeline, sebuah desain garis waktu tanpa trek tetap yang mempertahankan hubungan antara klip pada alur cerita utama dan media yang terhubung. Final Cut Pro X juga memperkenalkan konsep seperti Clip Connections, Compound Clips dan Smart Collections.[13]

Versi awal Final Cut Pro X mendapat tanggapan yang terbelah. Sejumlah penyunting profesional mengkritik tidak tersedianya ekspor edit decision list (EDL), ekspor XML dan OMF, keterbatasan alur kerja berbasis pita, serta ketidakmampuan membuka proyek yang dibuat dengan Final Cut Pro 7.[5] Apple kemudian merilis pembaruan 10.0.1 pada September 2011 yang antara lain menambahkan dukungan XML, Xsan dan sistem Roles untuk pengelolaan serta ekspor elemen audio dan video.[14] Fitur lain, termasuk penyuntingan multikamera dan dukungan yang lebih luas terhadap format serta perangkat profesional, ditambahkan melalui pembaruan berikutnya.[15]

Pada November 2020, versi 10.5 menambahkan optimalisasi untuk Mac berbasis Apple silicon dan Apple Neural Engine. Bersamaan dengan pembaruan tersebut, Apple menghapus "X" dari merek resmi dan kembali menggunakan nama Final Cut Pro.[6]

iPad dan keluarga Final Cut

Apple meluncurkan Final Cut Pro untuk iPad pada Mei 2023. Versi ini dirancang ulang untuk pengoperasian berbasis sentuhan dan menyediakan roda jog virtual, navigasi Magnetic Timeline dengan Multi-Touch, serta Live Drawing menggunakan Apple Pencil.[7]

Pada Juni 2024, Final Cut Pro untuk iPad 2 memperkenalkan Live Multicam. Fitur ini memungkinkan hingga empat kamera dipantau dan dikendalikan secara nirkabel dengan bantuan aplikasi Final Cut Camera pada iPhone atau iPad. Versi iPad tersebut juga menambahkan dukungan proyek pada media penyimpanan eksternal. Pada saat yang sama, Final Cut Pro 10.8 untuk Mac memperoleh fitur berbasis pembelajaran mesin seperti Enhance Light and Color dan Smooth Slo-Mo.[16]

Final Cut Pro 11 dan 12

Apple merilis Final Cut Pro 11 pada 13 November 2024. Fitur barunya mencakup Magnetic Mask untuk memisahkan serta melacak orang, objek atau bentuk dalam gambar, Transcribe to Captions untuk membuat teks dari audio, dan penyuntingan video spasial yang dapat ditujukan untuk Apple Vision Pro.[17]

Final Cut Pro 12.0 dirilis pada 28 Januari 2026 bersamaan dengan generasi aplikasi yang didistribusikan melalui Apple Creator Studio. Pada Mac, versi tersebut menambahkan Transcript Search untuk mencari ucapan di dalam rekaman, Visual Search untuk mencari objek atau tindakan menggunakan bahasa alami, serta Beat Detection untuk mendeteksi birama dan ketukan dalam musik.[18][8]

Pada 30 Juni 2026, Apple merilis Final Cut Pro 12.3. Pembaruan ini menambahkan Generate Captions, Auto Mask, sistem Match Color yang diperbarui, dan Edit Detection, yang dapat menganalisis video yang telah dirender dan memisahkannya kembali pada titik-titik pemotongan. Versi Mac juga memperoleh Advanced Trimming serta kemampuan mengirim bingkai secara langsung ke Pixelmator Pro.[19][18]

Fitur

Magnetic Timeline dan pengelolaan media

Final Cut Pro menggunakan Magnetic Timeline, yang berbeda dari sistem garis waktu berbasis trek tetap pada sejumlah penyunting video lain. Klip pada primary storyline dapat memiliki video, audio, judul dan elemen lain yang dihubungkan dengannya; hubungan tersebut dipertahankan ketika penyunting memindahkan atau mengubah susunan bagian utama proyek.[13]

Media disimpan dan diatur di dalam library dan event. Pengguna dapat memakai metadata, kata kunci, penandaan favorit, rentang klip serta Smart Collections untuk mengelola materi dalam jumlah besar.[20]

Fitur Roles dapat digunakan untuk mengelompokkan fungsi klip, misalnya dialog, musik, efek suara atau judul. Metadata Roles juga dapat digunakan ketika mengekspor audio stems atau beberapa versi dari sebuah proyek.[20]

Penyuntingan video dan audio

Final Cut Pro mendukung penyuntingan multikamera, sinkronisasi video dan audio, compound clips, pengubahan kecepatan, koreksi warna, efek, transisi, judul 2D dan 3D, serta penyuntingan audio multisaluran. Aplikasi ini juga memiliki alat pengurangan derau dan pemisahan vokal yang memanfaatkan teknologi dari Logic Pro.[20]

Perangkat lunak ini dapat bekerja dengan berbagai format video profesional, termasuk ProRes, ProRes RAW, RED, XAVC, AVCHD, Avid DNxHR, Avid DNxHD, H.264 dan HEVC.[20] Final Cut Pro juga mendukung video hingga resolusi 8K, video HDR, serta video 360 derajat.[21]

Fitur berbasis kecerdasan mesin

Sejumlah fitur modern Final Cut Pro memanfaatkan pembelajaran mesin atau pemrosesan berbasis kecerdasan buatan pada perangkat. Final Cut Pro 11 memperkenalkan Magnetic Mask dan pembuatan teks otomatis dari audio, sementara versi 12 menambahkan pencarian transkrip, pencarian visual dan deteksi ketukan.[17][18]

Final Cut Pro 12.3 memperluas fitur tersebut dengan Generate Captions, Auto Mask dan Edit Detection. Auto Mask menganalisis gambar untuk mengenali dan mengisolasi elemen tertentu tanpa pelacakan manual, sedangkan Edit Detection mencoba menemukan titik potongan pada video yang sebelumnya telah dirender.[19] Ketersediaan sebagian fitur bergantung pada perangkat keras, sistem operasi, wilayah dan bahasa.[18]

Ekosistem dan interoperabilitas

Fungsi Final Cut Pro dapat diperluas dengan plugin berbasis FxPlug. Aplikasi pendamping Motion dapat digunakan untuk membuat judul, transisi, generator dan efek yang kemudian digunakan di Final Cut Pro, sedangkan Compressor menyediakan kontrol tambahan untuk pengodean dan ekspor media.[20]

Final Cut Pro mendukung impor dan ekspor FCPXML, yang memungkinkan pertukaran data proyek dengan aplikasi pihak ketiga untuk pekerjaan seperti koreksi warna, manajemen media dan pencampuran suara.[20] Sejak Final Cut Pro 12.3, bingkai dari sebuah proyek juga dapat dikirim langsung ke Pixelmator Pro untuk penyuntingan gambar dan pembuatan materi grafis.[19]

Final Cut Pro untuk iPad

Final Cut Pro untuk iPad menggunakan konsep dasar yang sama dengan versi Mac, tetapi antarmukanya dirancang untuk interaksi Multi-Touch. Selain roda jog virtual dan Live Drawing, aplikasi ini mendukung Apple Pencil dan dapat menggunakan papan ketik eksternal untuk pintasan perintah.[7]

Final Cut Pro untuk iPad 2 menambahkan Live Multicam, yang mengintegrasikan Final Cut Camera untuk merekam dan memantau hingga empat sumber kamera. Dukungan proyek eksternal juga memungkinkan proyek disimpan dan disunting langsung dari media penyimpanan eksternal tanpa harus menyalin seluruh materi ke penyimpanan internal iPad.[16]

Per September 2026, versi iPad memerlukan iPadOS 18.6 atau lebih baru serta iPad dengan cip Apple M1 atau lebih baru, iPad dengan A16, atau iPad mini dengan A17 Pro.[22]

Distribusi dan persyaratan sistem

Sejak Januari 2026, Final Cut Pro tersedia sebagai bagian dari langganan Apple Creator Studio pada Mac dan iPad. Apple juga mempertahankan versi Final Cut Pro untuk Mac sebagai pembelian satu kali melalui Mac App Store.[8][1] Versi iPad juga tersedia melalui opsi langganannya di App Store.[23]

Versi Mac saat ini memerlukan macOS 15.6 atau lebih baru dan sedikitnya 8 GB memori, dengan 16 GB direkomendasikan. Beberapa fungsi hanya tersedia pada Mac dengan Apple silicon, meskipun aplikasi masih dapat dijalankan pada Mac berbasis Intel yang memenuhi persyaratan sistem dan grafis yang ditentukan Apple.[1]

Penerimaan dan penggunaan profesional

Pada awal 2000-an, Final Cut Pro berkembang dari perangkat lunak penyuntingan desktop menjadi salah satu sistem yang digunakan dalam produksi film dan televisi. Penggunaan Final Cut Pro untuk menyunting film Cold Mountain oleh penyunting Walter Murch pada 2003 dianggap sebagai salah satu tonggak penting karena film tersebut merupakan produksi beranggaran besar yang menggunakan sistem penyuntingan berbasis komputer Mac dan perangkat lunak Final Cut Pro.[24]

Menurut sebuah studi pasar tahun 2007 yang kemudian dikutip oleh Los Angeles Times, Final Cut Pro diperkirakan memiliki 49 persen pasar penyuntingan video profesional di Amerika Serikat, dibandingkan 22 persen untuk Avid. Namun, survei American Cinema Editors pada 2008 terhadap kalangan penyunting film senior menunjukkan sekitar 21 persen responden menggunakan Final Cut Pro, sementara mayoritas lainnya menggunakan sistem Avid. Angka tersebut merupakan gambaran pasar pada periode tersebut dan bukan statistik penggunaan saat ini.[25]

Peluncuran Final Cut Pro X pada 2011 menjadi salah satu perubahan paling kontroversial dalam sejarah perangkat lunak tersebut. Walaupun aplikasi baru menawarkan mesin 64-bit, pemrosesan latar belakang dan Magnetic Timeline, sejumlah pengguna profesional menilai perubahan arsitektur dilakukan sebelum beberapa fungsi penting dari Final Cut Pro 7 tersedia pada versi baru.[5] Apple merespons dengan serangkaian pembaruan yang menambahkan XML, Roles, dukungan penyimpanan bersama dan berbagai fungsi produksi lainnya.[14]

Versi utama

Versi Tahun Perubahan utama
Final Cut Pro 1.0 1999 Rilis pertama oleh Apple setelah pengambilalihan proyek dari Macromedia.[2][3]
Final Cut Pro 4 2003 RT Extreme, LiveType, Soundtrack, Compressor dan peningkatan pemrosesan video.[9]
Final Cut Pro 5 2005 Menjadi komponen utama Final Cut Studio dan memperluas alur kerja video HD.[10]
Final Cut Pro 6 2007 Memperkenalkan ProRes 422 dan pencampuran format serta laju bingkai dalam satu garis waktu.[11]
Final Cut Pro 7 2009 Perluasan keluarga ProRes dan peningkatan fungsi ekspor serta kolaborasi.[12]
Final Cut Pro X 10.0 2011 Penulisan ulang 64-bit, Magnetic Timeline, pemrosesan latar belakang dan antarmuka baru.[4]
Final Cut Pro 10.5 2020 Optimalisasi untuk Apple silicon dan penghapusan "X" dari nama resmi.[6]
Final Cut Pro untuk iPad 2023 Versi yang dirancang ulang untuk Multi-Touch dan Apple Pencil.[7]
Final Cut Pro 10.8 / Final Cut Pro untuk iPad 2 2024 Fitur berbasis pembelajaran mesin pada Mac serta Live Multicam dan proyek eksternal pada iPad.[16]
Final Cut Pro 11 2024 Magnetic Mask, Transcribe to Captions dan penyuntingan video spasial.[17]
Final Cut Pro 12.0 2026 Transcript Search, Visual Search, Beat Detection dan integrasi dalam Apple Creator Studio.[18][8]
Final Cut Pro 12.3 2026 Generate Captions, Auto Mask, Match Color, Edit Detection, Advanced Trimming dan integrasi Pixelmator Pro.[19]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 "Final Cut Pro". Apple. Diakses tanggal 2026-09-23.
  2. 1 2 3 4 "Final Cut creator Randy Ubillos leaves Apple after 20 years". AppleInsider (dalam bahasa Inggris). 2015-04-23. Diakses tanggal 2026-09-23.
  3. 1 2 3 4 "Apple's Final Cut Pro Wins Emmy Award". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2002-08-20. Diakses tanggal 2026-09-23.
  4. 1 2 3 "Apple outs 64-bit Final Cut Pro X, more pro video updates to come". Ars Technica (dalam bahasa Inggris). 2011-04-13. Diakses tanggal 2026-09-23.
  5. 1 2 3 "Final Cut Express, Server going away as Apple improves Final Cut Pro X". Ars Technica (dalam bahasa Inggris). 2011-06-22. Diakses tanggal 2026-09-23.
  6. 1 2 3 "Apple drops the 'X' from Final Cut Pro branding, adds support for M1 Macs". 9to5Mac (dalam bahasa Inggris). 2020-11-12. Diakses tanggal 2026-09-23.
  7. 1 2 3 4 "Final Cut Pro and Logic Pro for iPad are here". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2023-05-23. Diakses tanggal 2026-09-23.
  8. 1 2 3 4 "Memperkenalkan Apple Creator Studio, koleksi aplikasi kreatif paling andal yang penuh inspirasi". Apple Newsroom. 2026-01-13. Diakses tanggal 2026-09-23.
  9. 1 2 "Apple Announces Final Cut Pro 4". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2003-04-06. Diakses tanggal 2026-09-23.
  10. 1 2 "Apple Unveils Final Cut Studio". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2005-04-17. Diakses tanggal 2026-09-23.
  11. 1 2 "Apple Unveils Final Cut Studio 2". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2007-04-15. Diakses tanggal 2026-09-23.
  12. 1 2 "Apple Updates Final Cut Studio with More Than 100 New Features". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2009-07-23. Diakses tanggal 2026-09-23.
  13. 1 2 "Intro to the magnetic timeline in Final Cut Pro for Mac". Apple Support (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-23.
  14. 1 2 "Apple Final Cut Pro X update: answering concerns of "vocal customers"". Ars Technica (dalam bahasa Inggris). 2011-09-20. Diakses tanggal 2026-09-23.
  15. ↑ "Final Cut Pro X update adds multichannel audio, RED camera support". Ars Technica (dalam bahasa Inggris). 2012-10-24. Diakses tanggal 2026-09-23.
  16. 1 2 3 "New versions of Final Cut Pro for iPad and Mac available today". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2024-06-20. Diakses tanggal 2026-09-23.
  17. 1 2 3 "Final Cut Pro 11 memulai babak baru dalam pengeditan video di Mac". Apple Newsroom. 2024-11-13. Diakses tanggal 2026-09-23.
  18. 1 2 3 4 5 "Final Cut Pro release notes". Apple Support (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-23.
  19. 1 2 3 4 "Apple Creator Studio gets smarter, faster, and more connected". Apple Newsroom (dalam bahasa Inggris). 2026-06-30. Diakses tanggal 2026-09-23.
  20. 1 2 3 4 5 6 "Final Cut Pro". App Store (dalam bahasa Inggris). Apple. Diakses tanggal 2026-09-23.
  21. ↑ "What is Final Cut Pro for Mac?". Apple Support (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-23.
  22. ↑ "Mengenai Apple Creator Studio". Apple Support. Diakses tanggal 2026-09-23.
  23. ↑ "Final Cut Pro: Create Video". App Store (dalam bahasa Inggris). Apple. Diakses tanggal 2026-09-23.
  24. ↑ "Final Cut Pro used to edit 'Cold Mountain'". Macworld (dalam bahasa Inggris). 2003-12-18. Diakses tanggal 2026-09-23.
  25. ↑ "Apple in PR mode for Pro X". Los Angeles Times (dalam bahasa Inggris). 2013-03-28. Diakses tanggal 2026-09-23.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan