Sabtu, 07 November 2026
03:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Filofobia

takut menjalin cinta dan jatuh cinta

Bagikan:

Filofobia (dari bahasa Yunani φίλος - Filos, "tercinta, mencintai" dan φόβος - phobos, "takut"[1]) adalah takut jatuh cinta dan menjalin cinta. Risiko ini biasanya muncul ketika seseorang pernah dihadapkan pada gejolak emosional yang berhubungan dengan cinta pada masa lalu tetapi juga bisa menjadi fobia kronis.[2][3]

Filofobia didefinisikan sebagai ketakutan abnormal, ajeg dan tidak beralasan untuk jatuh cinta. Hal ini memengaruhi kualitas hidup dan menjauhkan seseorang dari komitmen. Hal ini paling umum pada wanita dibandingkan dengan laki-laki karena mereka diberitahu untuk tidak mengejar cinta dan bahwa orang-orang yang mengejar cinta akan bernasib buruk; untuk itu perjodohan dan atau kawin paksa diatur oleh keluarga dan atau masyarakat, yang mengatakan bahwa pasangan pilihan sendiri tidaklah cukup baik bagi mereka; mereka harus menikahi sosok yang telah dipilihkan bagi mereka; mereka biasanya ditekan untuk memiliki hubungan dan pernikahan yang baik.

Hal ini memicu berbagai gejala yang dapat menggabungkan sekresi keringat, denyut jantung tidak teratur, sesak napas, ketakutan, mual dan perasaan gelisah. Aspek terburuk takut jatuh cinta dan menjalin cinta adalah bahwa hal itu membuat seseorang terasing. Hal ini juga dapat berkembang dari keyakinan agama dan budaya yang melarang cinta.

Rujukan

  1. ↑ Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon, dalam Perseus
  2. ↑ ""Philophobia. Do You Suffer From Philophobia?"". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-05. Diakses tanggal 2014-05-07.
  3. ↑ ""Philophobia — The Fear of Love"". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-18. Diakses tanggal 2014-05-07.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan