Senin, 21 September 2026
10:41 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Filofobia

takut menjalin cinta dan jatuh cinta

Filofobia (dari bahasa Yunani φίλος - Filos, "tercinta, mencintai" dan φόβος - phobos, "takut"[1]) adalah takut jatuh cinta dan menjalin cinta. Risiko ini biasanya muncul ketika seseorang pernah dihadapkan pada gejolak emosional yang berhubungan dengan cinta pada masa lalu tetapi juga bisa menjadi fobia kronis.[2][3]

Filofobia didefinisikan sebagai ketakutan abnormal, ajeg dan tidak beralasan untuk jatuh cinta. Hal ini memengaruhi kualitas hidup dan menjauhkan seseorang dari komitmen. Hal ini paling umum pada wanita dibandingkan dengan laki-laki karena mereka diberitahu untuk tidak mengejar cinta dan bahwa orang-orang yang mengejar cinta akan bernasib buruk; untuk itu perjodohan dan atau kawin paksa diatur oleh keluarga dan atau masyarakat, yang mengatakan bahwa pasangan pilihan sendiri tidaklah cukup baik bagi mereka; mereka harus menikahi sosok yang telah dipilihkan bagi mereka; mereka biasanya ditekan untuk memiliki hubungan dan pernikahan yang baik.

Hal ini memicu berbagai gejala yang dapat menggabungkan sekresi keringat, denyut jantung tidak teratur, sesak napas, ketakutan, mual dan perasaan gelisah. Aspek terburuk takut jatuh cinta dan menjalin cinta adalah bahwa hal itu membuat seseorang terasing. Hal ini juga dapat berkembang dari keyakinan agama dan budaya yang melarang cinta.

Rujukan

  1. Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon, dalam Perseus
  2. ""Philophobia. Do You Suffer From Philophobia?"". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-05. Diakses tanggal 2014-05-07.
  3. ""Philophobia — The Fear of Love"". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-18. Diakses tanggal 2014-05-07.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan