Rabu, 23 September 2026
16:26 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Fernando López

Fernando López

Wakil Presiden Filipina (1904-1993)

Fernando López
Fernando_Lopez_portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Wakil Presiden Filipina ke-7
Presiden ke-1 dari Republik ke-4
Masa jabatan
30 Desember 1965 –23 September 1972
PresidenFerdinand Marcos
PendahuluEmmanuel Pelaez
PenggantiSalvador Laurel
Wakil Presiden Filipina ke-3
Wakil Presiden ke-2 dari Republik ke-3
Masa jabatan
30 Desember 1949 –30 Desember 1953
PresidenElpidio Quirino
PendahuluElpidio Quirino
PenggantiCarlos P. Garcia
Informasi pribadi
Lahir(1904-04-13)13 April 1904
Meninggal26 Mei 1993(1993-05-26) (umur 89)
Partai politikNacionalista, Liberal
Suami/istriMariquit Javellana

Fernando López (13 April 1904  26 Mei 1993) adalah Wakil Presiden Filipina yang keempat dan kedelapan.

Didahului oleh:
Elpidio Quirino
Wakil Presiden Filipina
1947-1953
Diteruskan oleh:
Carlos P. Garcia
Didahului oleh:
Emmanuel Pelaez
Wakil Presiden Filipina
1965-1973
Diteruskan oleh:
Arturo Tolentino


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan