Sabtu, 31 Oktober 2026
10:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ferdinand II dari Portugal

Ferdinand II dari Portugal

Bagikan:
Ferdinand II
250px-Ferdinand_II%2C_King_Consort_of_Portugal_1861.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Ferdinand pada 1861
Raja Portugal dan Algarves
Berkuasa16 September 1837 –
15 November 1853
PendahuluMaria II
PenerusPedro V
Co-penguasaMaria II
Lahir(1816-10-29)29 Oktober 1816
Wina, Kekaisaran Austria
Meninggal15 Desember 1885(1885-12-15) (umur 69)
Lisbon, Portugal
Pemakaman
AyahPangeran Ferdinand dari Saxe-Coburg dan Gotha
IbuPutri Maria Antonia Koháry de Csábrág
PasanganMaria II dari Portugal
(m. 1 Januari 1836 - w. 15 November 1853)
Elise, Countess von Edla
(m.10 Juni 1869)
Keturunan
lainnya...
Pedro V dari Portugal
Luís I dari Portugal
Infante João, Adipati Beja
Infanta Maria Ana
Infanta Antónia, Putri Hohenzollern-Sigmaringen
Infante Fernando
Infante Augusto, Adipati Coimbra
WangsaSaxe-Coburg dan Gotha-Koháry
AgamaKatolik Roma
Tanda tanganFerdinand II

Dom Ferdinand II (Portugis: Fernando II) (29 Oktober 1816 – 15 Desember 1885) adalah seorang pangeran Jerman dari Wangsa Saxe-Coburg dan Gotha-Koháry, dan Raja Portugal jure uxoris sebagai suami Ratu Maria II, dari kelahiran putra mereka pada 1837 sampai kematian istrinya pada 1853.

Dalam menjaga hukum Portugis, hanya setelah kelahiran putranya pada 1837, ia memegang gelar raja. Masa pemerintahan Ferdinand berlangsung sampai akhir kematian istrinya pada 1853, tetapi ia menjabat sebagai wali raja untuk putranya dan penerusnya, Raja Pedro V, sampai 1855. Ia dan Maria mendirikan Wangsa Braganza-Saxe-Coburg dan Gotha, yang memerintah Portugal sampai 1910.

Catatan

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ferdinand II of Portugal.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan