Sabtu, 31 Oktober 2026
17:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Felix Adler

Felix Adler

Bagikan:
250px-Felix-Adler-Hine.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Felix Adler, circa 1913

Felix Adler adalah seorang profesor etika politik, sosial, dan rasionalis Yahudi .[1] Ia juga merupakan pendiri gerakan Etis Budaya dan sering dianggap sebagai salah satu orang yang paling berpengaruh dalam Yudaisme Humanistik modern.[1] Ia dilahirkan di Alzey, Jerman dan merupakan anak seorang rabi yang bernama Samuel Adler.[1] Ayahnya adalah seorang tokoh terkemuka di Eropa.[1] Keluarganya berimigrasi ke Amerika Serikat dari Jerman ketika Felix berusia enam tahun sehingga ayahnya ditunjuk sebagai rabi kepala di Pura Emanu-El di New York.[1] Pada usia 26 tahun, Adler diundang untuk memberikan kuliah guna memperluas tema yang disajikan dalam khotbah di Pura Emanu-El.[2] Dalam khotbah ini, pada tanggal 15 Mei 1876 ia menegaskan perlunya agama tanpa perangkap ritual atau keyakinan yang menyatukan semua umat manusia dalam aksi sosial moral.[2] Beberapa minggu setelah khotbah tersebut, banyak kuliah-kuliah yang disampaikan oleh Adler dan dengan bantuan Pura El-Emanuel maka Presiden Joseph Seligman pada bulan Februari 1877 mendirikan tempat yang bernama masyarakat etika budaya.[2] Dalam pemikirannya, Adler memiliki keyakinan bahwa perbuatan baik adalah dasar dari budaya etika.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 (Inggris)Mircea Aliade. 1987. The Encyclopedia of Religion. New York: Macmillan Publishing Company. Pg.29-30.
  2. 1 2 3 4 (Inggris)Wendy Doniger. 2006. Britannica Encyclopedia of World Religion. London: Encyclopedia Britannica. pg.21-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan