Senin, 26 Oktober 2026
14:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung

Felia Salim

ekonom Indonesia

Bagikan:
Felia Salim
Lahir16 Desember 1957 (umur 68)
AlmamaterUniversitas Carleton, Ottawa, Kanada
PekerjaanEkonom, profesional, aktivis
Dikenal karena- Wakil Presiden Direktur Bank Negara Indonesia (BNI)
- Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)
Orang tuaFerdy Salim

Felia Salim (lahir 16 Desember 1957) adalah seorang ekonom, profesional dan aktivis Indonesia. Ia telah menduduki beberapa jabatan penting di berbagai lembaga dan perusahaan di Indonesia. Sejak 6 Februari 2008, dia menjabat sebagai Komisaris Bank Negara Indonesia (BNI) dan kemudian menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur pada bank milik pemerintah tersebut.[1]

Riwayat

Kehidupan pribadi

Felia merupakan putri dari Ferdy Salim, salah seorang diplomat Indonesia yang pernah bertugas sebagai duta besar di berbagai negara sahabat. Ia juga adalah cucu dari mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Haji Agus Salim.

Pendidikan

Setamat dari SMAN XI Bulungan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (sekarang menjadi SMA Negeri 70 Jakarta), ia melanjutkan studinya ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia walaupun tidak selesai karena mengikuti tugas ayahnya sebagai diplomat karier yang berpindah-pindah dari Venezuela, Mesir, Brunei dan Kanada. Ia menyelesaikan jenjang sarjananya pada jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Carleton, Ottawa, Kanada, dan memperoleh gelar Master Ilmu Ekonomi Politik dari universitas yang sama.

Karier

Felia mengawali karier di Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa, lalu pindah sebagai Wakil Presiden Citibank Indonesia dan Jardin Flemming Nusantara.[2] Saat usianya di akhir 20-an tahun, ia memutuskan untuk absen sementara dari dunia keuangan dan berkeliling Indonesia Timur.[3] Pada tahun 1999, Felia dipercaya sebagai Direktur Bursa Efek Jakarta,[4] Ketua Sekretariat Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK), Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) (2001), dan Komisaris Independen Bank Negara Indonesia.

Aktivitas lain

Selain aktif di dunia korporat, Felia juga dikenal kiprahnya sebagai pendukung gerakan masyarakat sipil di Indonesia. Bersama Yayasan Sejati, ia terlibat dalam pendokumentasian kearifan lokal di Papua, Sulawesi, dan Maluku selama tiga tahun. Ia juga pernah aktif memimpin TIFA Foundation sebagai Pejabat Sementara Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan pada tahun 2002, lalu kemudian duduk sebagai Direktur Eksekutif sementara Yayasan Tifa pada tahun 2003. Felia juga pernah terlibat sebagai Dewan Penasehat Financial Governance Technical Support AusAID, dan anggota Dewan Pengarah Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan.[5]

Penghargaan

  • Kartini Award dari BUMN Track (2012)[6]

Referensi

  1. ↑ "Tumbuhkan Iklim Egaliter-Dialogis" Diarsipkan 2017-05-03 di Wayback Machine BUMN Track, 17 Mei 2013. Diakses 12 Februari 2014.
  2. ↑ "List of Leading Practitioners" Diarsipkan 2020-09-23 di Wayback Machine The Asian Banker. Diakses 12 Februari 2014.
  3. ↑ "Seni Manajemen Felia Salim" Diarsipkan 2012-07-19 di Wayback Machine Tokohindonesia.com. Diakses 12 Februari 2014.
  4. ↑ "Profil Felia Salim" Diarsipkan 2013-04-29 di Wayback Machine The Partnership for Governance Reform in Indonesia. Diakses 12 Februari 2014.
  5. ↑ "Struktur Dewan"[pranala nonaktif permanen] TIFA Foundation. Diakses 12 Februari 2014.
  6. ↑ "Felia Salim Kagumi Sosok Perempuan Desa" Diarsipkan 2014-02-22 di Wayback Machine Jurnas.com, 13 April 2012. Diakses 12 Februari 2014.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan