Minggu, 11 Oktober 2026
10:07 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Fan Chengda

Fan Chengda

Bagikan:
250px-%E6%B7%B3%E7%86%99%E5%85%83%E5%B9%B4%EF%BC%881174%EF%BC%89%E8%8C%83%E6%88%90%E5%A4%A7%E6%A3%B2%E9%9C%9E%E6%B4%9E%E3%80%8A%E7%A2%A7%E8%99%9B%E9%8A%98%E3%80%8B.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti (Bixu Ming) yang dibuat oleh Fan Chengda pada tahun 1174. Prasasti ini ditulis dalam gaya aksara reguler (kaishu) dengan ukuran 270 cm x 160 cm dan dipahat pada dinding batu di dekat Gua Qixia, kawasan Qixingyang, Kota Guilin, Tiongkok.

Fan Chengda (Hanzi:范成大; Pinyin:Fàn Chéngdà; Wade–Giles:Fan Ch'eng-ta,[1] 1126–1193), nama kehormatan Zhineng (致能), adalah seorang ahli geografi, penyair, dan politikus Tiongkok. Dikenal sebagai salah satu penyair Tiongkok paling terkenal dari Dinasti Song, ia menjabat sebagai pejabat pemerintah dan merupakan otoritas akademis di bidang geografi, terutama provinsi selatan Tiongkok. Karya tulisnya yang bertajuk "yóujì wénxué" termasuk genre sastra memoar perjalanan, dengan gaya penulisan narasi dan prosa tentang pengalaman perjalanan seseorang, yang populer di Tiongkok selama Dinasti Song.[2] Dia bersama dengan Yang Wanli, Lu You, dan You Mao, dianggap sebagai "empat master" puisi Dinasti Song Selatan. Fàn juga anggota cabang kadet dari keluarga elit marga Fàn.

Catatan

  1. ↑ Fan, Chengda. Translated by James M. Hargett (2008). Riding the River Home: A Complete and Annotated Translation of Fan Chengda's (1126–1193) Travel Diary Record of a Boat Trip to Wu (Wuchuan lu). The Chinese University Press. ISBN 9789629963026.
  2. ↑ Hargett, 67-68.

Referensi

  • Hargett, James M. "Some Preliminary Remarks on the Travel Records of the Song Dynasty (960-1279)," Chinese Literature: Essays, Articles, Reviews (CLEAR) (July 1985): 67-93.
  • Needham, Joseph (1986). Science and Civilization in China: Volume 3. Taipei: Caves Books, Ltd.
  • J. D. Schmidt (1992) Stone Lake: The poetry of Fan Chengda (1126–1193). Cambridge: Cambridge University Press. ISBN0-521-41782-1
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan