| Nama asli | Falles de València |
|---|---|
| Nama lain | Fallas |
| Negara | Spanyol |
| Lokasi | Valencia, Spanyol |
| Jenis | Festival budaya |
| Pertama kali diselenggarakan | Abad ke-18 |
| Frekuensi | Tahunan |
| Waktu penyelenggaraan | 1–19 Maret |
| Perayaan utama | Hari Santo Yosef |
| Kegiatan utama | Pembuatan dan pembakaran monumen falla |
| Pengakuan | Warisan Budaya Takbenda UNESCO |
| Tahun pengakuan | 2016 |
| Situs web | Fallas di Visit Valencia |
Fallas Valencia atau Falles de València adalah festival budaya tahunan yang diselenggarakan di kota Valencia, Spanyol. Perayaan ini terkenal karena pembangunan berbagai monumen berukuran besar yang disebut falla dan kemudian dibakar pada akhir rangkaian festival.
Fallas merupakan salah satu tradisi budaya paling terkenal di Valencia. Festival ini menggabungkan seni patung, kerajinan, musik, parade, kembang api, makanan, dan berbagai kegiatan masyarakat.
Pada tahun 2016, UNESCO memasukkan Fallas Valencia ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. UNESCO menjelaskan bahwa tradisi ini merupakan perayaan masyarakat Valencia dan komunitas diaspora mereka untuk menyambut datangnya musim semi.[1]
Ciri utama festival adalah falla, yaitu monumen besar yang terdiri atas berbagai figur dan bagian dekoratif. Bagian-bagian tersebut disebut ninots dan sering dibuat dalam bentuk karikatur.
Monumen tersebut tidak hanya mempunyai fungsi dekoratif. Menurut UNESCO, ninots dapat digunakan oleh seniman untuk memberikan komentar mengenai persoalan sosial dan kehidupan masyarakat.[1]
Festival berlangsung pada bulan Maret dan mencapai puncaknya pada 19 Maret, bertepatan dengan Hari Santo Yosef. Pada akhir perayaan, monumen-monumen falla dibakar dalam acara yang dikenal sebagai Cremà.
Sejarah
Asal-usul Fallas berkaitan dengan tradisi masyarakat dan para tukang kayu di Valencia.
Menurut Visit Valencia, salah satu teori mengenai asal-usul festival berkaitan dengan kebiasaan membakar benda-benda kayu yang tidak lagi digunakan untuk menyambut musim semi serta perayaan Santo Yosef, santo pelindung para tukang kayu.[2]
Seiring waktu, kebiasaan tersebut berkembang menjadi kegiatan masyarakat yang semakin terorganisasi.
Benda-benda yang awalnya sederhana kemudian berkembang menjadi struktur yang lebih besar dan dihias.
Dalam perkembangan modern, Fallas berubah menjadi festival kota berskala besar yang melibatkan berbagai komunitas lokal.
Falla
Falla merupakan monumen utama dalam festival.
Monumen tersebut dibuat dengan menggabungkan berbagai figur dan struktur dekoratif. Ukurannya dapat sangat besar dan ditempatkan di jalan atau lapangan kota.
Figur dalam monumen biasanya mempunyai bentuk yang berlebihan dan bersifat satiris.
Tema yang diangkat dapat berkaitan dengan kehidupan masyarakat, tokoh terkenal, kebiasaan sosial, maupun berbagai persoalan yang sedang menjadi perhatian publik.
Setelah dipamerkan selama festival, sebagian besar falla akhirnya dibakar sebagai bagian dari penutupan festival.
Ninots
Bagian-bagian figur yang menyusun falla disebut ninots.
Ninots dibuat oleh seniman dan pengrajin lokal.
Figur tersebut biasanya mempunyai karakter karikatural dan digunakan untuk menyampaikan gagasan tertentu.
UNESCO menyebut bahwa ninots dapat menjadi sarana bagi seniman dan pengrajin untuk memberikan komentar terhadap persoalan sosial yang sedang berlangsung.[1]
Selain menjadi bagian dari monumen utama, beberapa ninot juga dipilih untuk diselamatkan dari pembakaran berdasarkan pilihan masyarakat.
Persiapan
Persiapan Fallas dilakukan jauh sebelum festival berlangsung.
Komunitas lokal yang berkaitan dengan masing-masing falla mengorganisasi kegiatan pembangunan monumen, pengumpulan dana, pemilihan tema, serta berbagai aktivitas sosial.
Pembuatan monumen membutuhkan keterampilan artistik dan teknis.
Karena jumlah falla yang sangat banyak, festival menciptakan ekosistem kerajinan yang melibatkan berbagai seniman dan pekerja.
Keterampilan tersebut diteruskan dari generasi ke generasi melalui keluarga, komunitas, dan kelompok profesional.[1]
Kegiatan festival
Fallas tidak hanya terdiri atas pembangunan dan pembakaran monumen.
Selama festival berlangsung, berbagai kegiatan masyarakat diselenggarakan di seluruh kota.
Kegiatan tersebut mencakup parade, pertunjukan musik, makan bersama di luar ruangan, kembang api, dan berbagai acara komunitas.
Musik menjadi bagian penting karena kelompok musik turut mengiringi berbagai kegiatan dan parade.
Festival membuat berbagai ruang publik di Valencia menjadi pusat aktivitas budaya selama beberapa minggu.
Mascletà
Salah satu kegiatan terkenal dalam rangkaian Fallas adalah mascletà.
Mascletà merupakan pertunjukan suara menggunakan rangkaian petasan dan bahan piroteknik yang disusun untuk menghasilkan pola suara ritmis.
Pertunjukan ini biasanya berlangsung pada siang hari selama periode festival.
Suara menjadi salah satu unsur khas Fallas dan menjadi bagian dari suasana festival di Valencia.
Parade
Parade merupakan salah satu kegiatan utama Fallas.
Peserta mengenakan pakaian tradisional dan berjalan bersama kelompok mereka melalui jalan-jalan kota.
Beberapa parade berkaitan dengan kegiatan keagamaan, sementara kegiatan lainnya menjadi bagian dari acara budaya festival.
Kegiatan tersebut memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam skala besar.
Fallera Major
Fallas mempunyai figur perwakilan yang disebut Fallera Major.
Setiap tahun dipilih seorang perempuan yang menjadi salah satu tokoh utama dalam kegiatan resmi festival.
Menurut UNESCO, pemilihan seorang Fallas Queen atau perwakilan utama merupakan bagian dari tradisi festival dan bertujuan mempromosikan kegiatan tersebut sepanjang tahun.[1]
Perwakilan tersebut menghadiri berbagai acara dan membantu memperkenalkan Fallas kepada masyarakat dan pengunjung.
Cremà
Puncak festival adalah Cremà.
Dalam kegiatan ini, monumen falla dibakar secara serentak atau bertahap sesuai jadwal pada malam penutupan festival.
Pembakaran mempunyai makna simbolis.
UNESCO menjelaskan bahwa pembakaran tersebut melambangkan datangnya musim semi, pemurnian, dan pembaruan kehidupan sosial masyarakat.[1]
Karena sebagian besar monumen telah dibuat selama berbulan-bulan, pembakaran menjadi bagian yang unik dari festival.
Seni dan kerajinan
Fallas menjadi salah satu tempat penting untuk mempertahankan keterampilan seni dan kerajinan tradisional Valencia.
Pembuatan ninots membutuhkan kemampuan dalam pemodelan, pengecatan, desain, dan pembuatan struktur.
Seniman dan pengrajin bekerja dalam kelompok dan komunitas yang telah berkembang selama bertahun-tahun.
UNESCO menganggap festival ini sebagai sarana untuk menjaga seni dan kerajinan tradisional sekaligus mendorong kreativitas masyarakat.[1]
Hubungan dengan masyarakat
Fallas memiliki struktur komunitas yang kuat.
Setiap kelompok lokal dapat mengorganisasi kegiatan mereka sendiri dan berpartisipasi dalam festival secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut membuat warga bekerja sama dalam pembuatan monumen, penyelenggaraan acara, dan kegiatan sosial.
UNESCO menyebut Fallas sebagai sumber kebanggaan masyarakat dan bagian dari identitas budaya Valencia.[1]
Bahasa Valencia
Fallas juga mempunyai hubungan dengan budaya dan bahasa Valencia.
UNESCO mencatat bahwa festival pada masa tertentu pernah menjadi salah satu cara untuk mempertahankan penggunaan bahasa Valencia ketika bahasa tersebut mengalami pembatasan.[1]
Karena itu, festival bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah identitas masyarakat Valencia.
Penetapan UNESCO
Pada tahun 2016, Fallas Valencia dimasukkan ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO.[1]
Pengakuan tersebut diberikan karena tradisi ini menggabungkan kreativitas kolektif, seni, kerajinan, partisipasi masyarakat, dan pengetahuan yang diwariskan antargenerasi.
Penetapan UNESCO juga mengakui peran Fallas dalam memperkuat identitas budaya masyarakat Valencia.
Pariwisata
Fallas merupakan salah satu acara budaya terbesar di Valencia.
Selama festival, kota dipenuhi berbagai monumen, parade, pertunjukan musik, kegiatan komunitas, dan acara piroteknik.
Visit Valencia menyebut bahwa selama periode festival terdapat lebih dari 700 monumen yang dipasang di berbagai lokasi kota.[3]
Kondisi tersebut membuat Fallas menjadi daya tarik besar bagi wisatawan domestik maupun internasional.
Nilai budaya
Fallas menunjukkan bagaimana sebuah tradisi lokal dapat berkembang menjadi festival kota dengan skala internasional.
Festival mempertahankan berbagai unsur tradisional, tetapi pada saat yang sama memberikan ruang bagi seniman untuk menciptakan karya baru setiap tahun.
Tema monumen dapat berubah mengikuti keadaan sosial sehingga festival tetap relevan dengan masyarakat modern.
Perpaduan antara tradisi lama dan kreativitas baru menjadi salah satu alasan Fallas tetap menjadi bagian penting dari budaya Valencia.
Lihat pula
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Valencia Fallas festivity". UNESCO. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
- ↑ "Questions about the Fallas in Valencia". Visit Valencia. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
- ↑ "Unesco Heritage in Valencia". Visit Valencia. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
Pranala luar
- Valencia Fallas festivity — UNESCO
- Fallas — Visit Valencia
- Warisan budaya takbenda Valencia