Selasa, 22 September 2026
19:25 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Falicsi

Falicsi

Falicsi atau Fajsz
250px-Fajsz_Fajsz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah gambar timbul yang menunjukkan Falicsi (Hungaria)
Pangeran Agung Hungaria
PendahuluZolta (diperdebatkan)
PenerusTaksony
AyahJutocsa
DynastyWangsa Árpád
AgamaPaganisme Hungaria

Fajsz (pengucapan bahasa Hungaria: [ˈfɒjs]), juga Falicsi (diucapkan [ˈfɒlitʃi]), merupakan seorang Pangeran Agung Hungaria dari sekitar tahun 950 sampai sekitar tahun 955. Semua informasi mengenai dirinya berasal dari De administrando imperio, sebuah buku yang ditulis oleh Kaisar Bizantium Konstantinus VII Porphyrogenitus. Tidak ada sumber kontemporer lainnya atau kronik Hungaria yang kemudian menyimpan namanya, menunjukkan bahwa ia tidak mengambil peran aktif dalam politik konfederasi suku Hungaria.

Kehidupan

Falicsi adalah satu-satunya putra Jutocsa yang dikenal, anak ketiga Árpád yang memimpin konfederasi suku Hungaria pada saat penaklukan mereka di Cekungan Carpathia di antara sekitar tahun 895 dan 907.[1] Setelah kematian Árpád,[2] perubahan mendasar terjadi di pemerintahan konfederasi kesukuan.[3] Meskipun berbagai suku bahkan bisa bertindak serentak dalam penggerebekan, mereka tidak lagi mematuhi otoritas pusat yang kuat.[4]

Meski begitu, sebagaimana yang disarankan sejarawan Miklós Molnár, "supremasi Wangsa Árpád tampaknya tetap tak tergoyahkan."[2] misalnya, pengunjung Hungaria ke Konstantinopel termasuk Termatzus, cucu buyut [1] Árpád - Kaisar Konstantinus VII pada sekitar tahun 948 bahwa "pemimpin pertama" bangsa Hungaria "datang dengan suksesi keluarga Árpád".[5][4] Konstantinus VII juga menyebutkan bahwa Falicsi adalah kepala konfederasi suku-suku Hungaria pada sekitar tahun 950. Sejarawan Gyula Kristó mengusulkan bahwa Falicsi turun takhta setelah bencana kekalahan Hungaria oleh Jerman dalam pertempuran Lechfeld pada tahun 955.[1][4]

Nama dan peninggalan

Nama Falicsi, dilestarikan dalam dua bentuk "Phalitzi" dan "Phalis" [6] dapat dihubungkan baik dengan kata Hungaria untuk "setengah" (fél) atau kata kerja fal ("melahap").[1] Sejarawan György Györffy mengusulkan bahwa desa-desa yang bernama Fajsz di Cekungan Pannonia misalnya, yang ada di Bács-Kiskun (Hungaria) dinamai sepertinya.[6] Berdasarkan bentuk Phalitzi yang merekam nama Fajsz, Gyula Kristó menolak hipotesis ini.[6]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 4 Kristó & Makk 1996.
  2. 1 2 Molnár 2001.
  3. Curta 2006.
  4. 1 2 3 Engel 2001.
  5. Constantine Porphyrogenitus: De Administrando Imperio (ch. 40), p. 179.
  6. 1 2 3 Kordé 1994.

Sumber

Bacaan selanjutnya

  • Kristó, Gyula (2001). Histoire de la Hongrie médiévale: Tome 1 Le temps des Árpàds [Medieval Hungary, Volume I: The Time of the Árpáds] (dalam bahasa Prancis). Presses universitaires de Rennes. ISBN 2-86847-533-7.
Falicsi
Lahir:  ? Meninggal:  ?
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Zolta (?)
Pangeran Agung Hungaria
skt. 950–skt. 955
Diteruskan oleh:
Taksony
Daftar Penguasa dan Kepala Negara Hungaria
Pangeran Agung
Lambang Raja Hungaria (abad ke-14)
Raja Hungaria
Kaisar Romawi Suci
Republik
Yang dicetak miring diragukan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan