Rabu, 07 Oktober 2026
21:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Falangites

Bagikan:

Falangites atau Phalangites adalah prajruit infantri yang bertempur dalam formasi phalanx di Yunani kuno, khusunya pada periode Helenistik. Phalangites membawa senjata berupa tombak yang sangat panjang yang disebut sarissa. Unit phalangites dan gaya bertempur mereka pertama kali dikembangkan oleh Philippos dari Makedonia dan disempurnakan oleh Aleksander Agung. Dibawah komando kedua orang itu, phalangite mampu mengalahkan hoplites, unit infantri yang banyak dipakai oleh negara kota di Yunani. Phalangites digunakan terutama oleh pasukan Makedonia dan pasukan Helenistik.

Dengan tombak mereka yang sangat panjang, phalangites memliki keuntungan ketika berhadapan dengan pasukan lain yang juga membawa tombak. Di bawah Aleksander Agung, sarissa mereka dapat mencapai panjang sekitar 18 kaki (5,5 m). Mereka juga memabwa perisai dengan diameter sekitar 2 kaki (60 cm) dan mengenakan pelindung dada serta helm untuk perlindungan. Sebagai senjata cadangan, mereka membawa pedang pendek, tetapi karena panjangnya hanya sekitar 10 inci (25 cm), pendek ini jarang digunakan. Phalangites hampir tak mungkin ditembus dari arah depan tetapi sangat rapuh jika diserang dari samping atau belakang karena mereka tidak dapat melakukan perubahan arah serangan dengan cepat akibat tombak panjang yang mereka pegang.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan