Rabu, 04 November 2026
10:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Falangites

Bagikan:

Falangites atau Phalangites adalah prajruit infantri yang bertempur dalam formasi phalanx di Yunani kuno, khusunya pada periode Helenistik. Phalangites membawa senjata berupa tombak yang sangat panjang yang disebut sarissa. Unit phalangites dan gaya bertempur mereka pertama kali dikembangkan oleh Philippos dari Makedonia dan disempurnakan oleh Aleksander Agung. Dibawah komando kedua orang itu, phalangite mampu mengalahkan hoplites, unit infantri yang banyak dipakai oleh negara kota di Yunani. Phalangites digunakan terutama oleh pasukan Makedonia dan pasukan Helenistik.

Dengan tombak mereka yang sangat panjang, phalangites memliki keuntungan ketika berhadapan dengan pasukan lain yang juga membawa tombak. Di bawah Aleksander Agung, sarissa mereka dapat mencapai panjang sekitar 18 kaki (5,5 m). Mereka juga memabwa perisai dengan diameter sekitar 2 kaki (60 cm) dan mengenakan pelindung dada serta helm untuk perlindungan. Sebagai senjata cadangan, mereka membawa pedang pendek, tetapi karena panjangnya hanya sekitar 10 inci (25 cm), pendek ini jarang digunakan. Phalangites hampir tak mungkin ditembus dari arah depan tetapi sangat rapuh jika diserang dari samping atau belakang karena mereka tidak dapat melakukan perubahan arah serangan dengan cepat akibat tombak panjang yang mereka pegang.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan