Minggu, 25 Oktober 2026
05:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Faktor keamanan

faktor yang meningkatkan kapasitas sistem terekayasa terhadap persyaratan yang diharapkanuntuk memastikan keselamatan dalam menghadapi galat atau ketidakpastian

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Faktor keamanan (fisika plasma).

Dalam ilmu rekayasa, faktor keamanan (bahasa Inggris:factor of safety, disingkat FoS, atau safety factor, disingkat SF), menyatakan seberapa besar suatu sistem lebih kuat dari yang diperlukan dalam menahan pembebanan yang direncanakan. Faktor keamanan sering kali dihitung menggunakan analisis mendetail karena pengetesan komprehensif tidak praktis pada banyak proyek, seperti jembatan dan bangunan, sementara kemampuan struktur menahan pembebanan mesti ditentukan berdasarkan tingkat keakuratan yang masuk akal.

Banyak sistem secara sengaja dibangun amat lebih kuat dibandingkan yang diperlukan dalam penggunaan normal untuk memperbolehkan penggunaan dalam keadaan darurat, pembebanan tak terduga, penggunaan tak tepat, atau degradasi (keandalan).

Definisi

Terdapat dua definisi faktor keamanan (FoS), yaitu:

  • Rasio kekuatan absolut struktur (kapabilitas struktur) terhadap pembebanan aktual yang diterapkan; definisi ini merupakan pengukuran keandalan dari suatu desain tertentu. Definisi ini merupakan nilai hitungan, dan sering kali mengacu, untuk alasan kejelasan, sebagai "faktor keamanan terealisasi".
  • Nilai konstanta yang diperlukan, diwajibkan dalam peraturan, standar, spesifikasi, kontrak, atau norma, dengan struktur harus mencapai atau melebihi nilai tersebut. Definisi ini dapat mengacu sebagai faktor desain, faktor keamanan desain, atau faktor kemanan yang diperlukan.

Faktor keamanan terealisasi harus lebih besar dari faktor desain yang diperlukan. Akan tetapi, penggunaan istilah di antara berbagai macam industri dan kelompok ilmu rekayasa tak konsisten dan membingungkan; terdapat beberapa definisi yang digunakan. Penyebab utama ketertukaran definisi adalah perbedaan penggunaan definisi dan istilah faktor keamanan di dalam berbagai buku referensi dan badan standardisasi. Peraturan bangunan, serta buku teks rekayasa struktur dan mesin sering kali mengacu "faktor keamanan" sebagai rasio kapabilitas struktur total terhadap kekuatan yang diperlukan[1][2][3] (penggunaan definisi pertama). Sementara itu, kebanyakan buku kekuatan bahan tingkat sarjana, "faktor keamanan" digunakan untuk nilai konstanta yang ditetapkan sebagai target minimum desain[4][5][6] (penggunaan definisi kedua).

Berdasarkan definisi pertama, faktor keamanan dapat dirumuskan sebagai berikut.

Faktor keamanan = tegangan leleh tegangan kerja {\displaystyle {\text{Faktor keamanan}}={\frac {\text{tegangan leleh}}{\text{tegangan kerja}}}} {\displaystyle {\text{Faktor keamanan}}={\frac {\text{tegangan leleh}}{\text{tegangan kerja}}}}

Sejarah

Menurut Elishakoff,[7][8] gagasan faktor keamanan dalam konteks rekayasa pertama kali dikenalkan pada 1729 oleh Bernard Forest de Bélidor (1698-1761),[9] seorang rekayasawan Prancis yang bekerja dalam bidang hidraulika, matematika, teknik sipil, dan teknik militer. Aspek filosofi dari faktor keamanan dijabarkan oleh Doorn dan Hansson.[10]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Roark, Raymond Jefferson; Young, Warren Clarence (1989). Roark's Formulas for Stress and Strain (Edisi 6). McGraw-Hill. ISBN 9780070725416.
  2. ↑ Shigley, Joseph Edward; Mischke, Charles R. (1986). Standard Handbook of Machine Design (Edisi 1). McGraw-Hill. hlm. 2-15. ISBN 0070568928.
  3. ↑ Himpunan Rekayasawan Mesin Amerika Serikat (2005). "Section 1-5,". BTH-1: Design of Below-the-Hook Lifting Devices. Himpunan Rekayasawan Mesin Amerika Serikat.
  4. ↑ Beer, Ferdinand Pierre; Johnston, Elwood Russell (1992). Mechanics of Materials (Edisi 2). McGraw-Hill. ISBN 9780078373404.
  5. ↑ Timoshenko, Stephen (1958). Strength of Materials. Vol. 1. Krieger. ISBN 9780442085414.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  6. ↑ Buchanan, George R. (1988). Mechanics of Materials. Holt, Reinhart, and Watson. hlm. 55. ISBN 9780030079795.
  7. ↑ Elishakoff, Isaac (2004). Safety factors and reliability: friends or foes?. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers. ISBN 978-1402017797.
  8. ↑ Elishakoff, Isaac (2001). "Interrelation between safety factors and reliability" (PDF). NASA/CR-2001-211309. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat.
  9. ↑ de Bélidor, Bernard Forest (1729). La science des ingénieurs, dans la conduite des travaux de fortification et d'architecture civile. Paris: Chez Claude Jombert.
  10. ↑ Doorn, Neelke; Hansson, Sven Ove (2011). "Should probabilistic design replace safety factors?". Philosophy & Technology. 24 (2): 151–16. doi:10.1007/s13347-010-0003-6.

Bacaan lanjutan

Ikon rintisan

Artikel bertopik teknik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan