Senin, 26 Oktober 2026
10:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Fairchild Channel F

Fairchild Channel F

Bagikan:
Fairchild Channel F
250px-Channel_F_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Fairchild-Channel-F.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Channel F dan kedua pengontrolnya
PembuatFairchild Camera and Instrument
JenisKonsol permainan
GenerasiGenerasi kedua
Tanggal rilis
Ketersediaan eceran1976–1983
Harga perkenalanUS$169,95 ($74.830 tahun 2026)
Dihentikan1983
Terjualca  350,000 (sejak 1979)[1]
MediaROM cartridge
CPUFairchild F8
Memori64 bita RAM
2 KB buffer video
Masukan pengontrolTuas kendali/Tuas kendali digital, JetStik (telah ditambahkan tombol menembak)

Fairchild Channel F (singkatan dari "Channel Fun") adalah konsol permainan video rumahan pertama yang berbasis mikroprosesor dan menggunakan kartrid ROM (dengan merek "Videocarts") alih-alih gim bawaan. Konsol ini dirilis oleh Fairchild Camera and Instrument pada November 1976 di seluruh Amerika Utara dan dijual pertama kali dengan harga eceran USD 169,95.

Awalnya diluncurkan dengan nama "Video Entertainment System" atau VES, tetapi ketika Atari merilis VCS pada tahun berikutnya, Fairchild mengganti merek konsolnya menjadi "Channel F" pada tahun berikutnya sambil tetap mempertahankan sebutan Video Entertainment System.

Fairchild Channel F hanya terjual sekitar 350.000 unit sebelum Fairchild menjual teknologi tersebut kepada Zircon International pada 1979, jauh tertinggal dari Atari 2600.[1] Sistem ini dihentikan pada 1983.[2]

Latar belakang

Pada 1950-an, Fairchild Semiconductor, anak perusahaan dari Fairchild Camera and Instrument, menjadi pemimpin dalam industri transistor dengan mengembangkan proses planar, sebuah teknik yang memudahkan pengembangan sirkuit terpadu pertama.[3] Setelah peluncuran mikroprosesor 8-bit pertama dari Intel, Fairchild mengembangkan mikroprosesor 8-bit miliknya sendiri yang disebut Fairchild F8 dan diluncurkan pada 1975. Pada masa itu, Fairchild juga mencoba masuk ke pasar elektronika konsumen dengan memproduksi jam tangan digital setelah pasar kalkulator digital runtuh. Ketika pasar jam tangan digital juga mengalami keruntuhan, Fairchild mencari jalur baru untuk menjual produk berbasis semikonduktor kepada konsumen.[4]

Referensi

  1. 1 2 Edwards 2015.
  2. ↑ Wolf 2018.
  3. ↑ Bassett 2007, hlm. 46.
  4. ↑ Smith & Daum 2018, at 28:56.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Generasi pertama
Generasi kedua (awal)
Generasi kedua (akhir)
Generasi ketiga
Generasi keempat
Generasi kelima
Generasi keenam
Generasi ketujuh
Generasi kedelapan
Konsol portabel
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fairchild Channel F.
Ikon rintisan

Artikel bertopik permainan video ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan