Jumat, 23 Oktober 2026
20:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Fadwa El Guindi

Bagikan:

Fadwa El Guindi (kelahiran 1941) adalah seorang pakar antropologi Mesir-Amerika dan mantan profesor antropologi di Universitas Qatar.[1][2] Ia adalah penulis beberapa buku tentang etnografi, yang meliputi The Myth of Ritual: A Native's Ethnography of Zapotec Life-Crisis Rituals (1986) dan By Noon Prayer: The Rhythm of Islam (2008).

Karya pilihan

  • The Myth of Ritual: A Native's Ethnography of Zapotec Life-Crisis Rituals. Tucson, Arizona: University of Arizona Press, 1986.
  • Veil: Modesty, Privacy, Resistance. Berg Publishers. 1999.
  • Visual Anthropology: Essential Method and Theory. Altamira Press, Walnut Creek, California, 2004.
  • By Noon Prayer: The Rhythm of Islam. Berg Publishers. 2008.
  • "Veiling Infitah with Muslim Ethic: Egypt's Contemporary Islamic Movement". Social Problems 28(4): 465–485 (1981).
  • "From Pictorializing to Visual Anthropology". In Handbook of Methods in Cultural Anthropology. H. Russell Bernard, editor. Altamira Press, Sage Publications, 459–511, 1998.

Referensi

  1. ↑ "Fadwa El Guindi" Diarsipkan 2020-10-26 di Wayback Machine. The Women and Memory Forum.
  2. ↑ "Fadwa El Guindi" Diarsipkan 2017-09-16 di Wayback Machine, elnil.org. Accessed 11 April 2011.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan