Selasa, 03 November 2026
05:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
F7U Cutlass

F7U Cutlass

Bagikan:
F7U Cutlass
330px-F7U-3M_Cutlass_Launches_from_Intrepid_CV11_1954.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah Vought F7U-3 Cutlass
Informasi umum
JenisPesawat Tempur Multifungsi
PabrikanChance Vought
Sejarah
Diproduksi1948-1955
Tanggal perkenalanJuli 1951
Pensiun2 Maret 1959

Vought F7U Cutlass merupakan sebuah pesawat tempur dan pesawat pengebom multifungsi milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang dioperasikan di atas kapal induk pada masa era awal Perang Dingin. Ia memiliki desain konvensional dengan pesawat ekor setengah pendek, diduga berdasarkan data dan desain aerodinamis yang dirampas dari perusahaan Arado saat berakhirnya Perang Dunia II . Meskipun begitu, para desainer Vought telah membantah keterkaitan dengan riset Jerman pada masa itu.[1] F7U adalah pesawat terakhir yang dirancang oleh Rex Beisel, yang bertanggung jawab untuk mereka pesawat tempur pertama yang dirancang khusus untuk penggunaan Angkatan Laut AS, yaitu Curtiss TS -1 pada tahun 1922.

Referensi

  1. ↑ Angelucci 1987, p. 447.

Bibliografi

  • Angelucci, Enzo. The American Fighter. Sparkford, Somerset, UK: Haynes Publishing Group, 1987. ISBN 0-85429-635-2.
  • Green, William and Pollinger, Gerald. The Aircraft of the World. London: Macdonald, 1955.
  • Gunston, Bill. Fighters of the Fifties. Cambridge, UK: Patrick Stephens Limited, 1981. ISBN 0-85059-463-4.
  • Powell, R.R. "Boom" (Agustus 2008). "Cutlass Tales". Flight Journal. 13 (4): 37.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Winchester, Jim, ed. "Vought F7U Cutlass". The World's Worst Aircraft: From Pioneering Failures to Multimillion Dollar Disasters. London: Amber Books Ltd., 2005. ISBN 1-904687-34-2.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai F7U Cutlass.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan