Selasa, 03 November 2026
08:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Félicette

kucing pertama dan satu-satunya yang pernah melakukan perjalanan ruang angkasa dan kembali dengan selamat

Bagikan:

Félicette merupakan seekor kucing yang pernah dikirim ke luar angkasa[1][2] dan kembali ke Bumi dengan selamat.[3] Ia menjadi kucing pertama yang pernah dikirim ke luar angkasa oleh negara manapun.

Sejarah

Pada 3 November 1957, negara Uni Soviet mengirimkan Laika, seekor anjing, ke luar angkasa dalam Sputnik 2. Anjing tersebut merupakan anjing liar yang ditemukan di jalanan Moskow. Laika tewas selama di luar angkasa dan menjadi hewan pertama yang masih hidup yang dikirim ke luar angkasa. Dalam kasus yang sama, Ham juga merupakan simpanse pertama yang pernah mengorbit Bumi, sedangkan Enos menjadi simpanse kedua yang dikirim ke luar angkasa pada 29 November 1961, yang dikirim oleh NASA.

Misi luar angkasa

Pihak Prancis memiliki 14 ekor kucing dalam pelatihan (dalam peralatan seperti alat sentrifugal tinggi dan ditempatkan di dalam ruang bertekanan) pada tahun 1963. Hewan-hewan tersebut dilatih oleh Centre d'Enseignement et de Recherches de Médecine Aéronautique (CERMA).

Pada 18 Oktober 1963 pukul 8.09 pagi, pada roket penelitian Prancis Véronique AGI 47 yang dibuat di Vernon, Eure, Félicette, seekor kucing betina hitam-putih yang ditemukan di jalanan Paris, dikirim ke luar angkasa.[2][4] Véronique berasal dari Agregat Perang Dunia II Jerman (keluarga roket) (A8), dan juga menyebabkan peluncuran satelit Diamant Prancis.

Véronique AGI dikembangkan untuk Tahun Geofisika Internasional pada tahun 1957 untuk penelitian biologi. Tujuh dari 15 Véronique AGI dapat membawa hewan yang masih hidup.

Penerbangan Félicette merupakan penerbangan bukan untuk pengorbitan. Ketika sampai 156 kilometer,[2] kucing tersebut selamat setelah menggunakan kapsul berparasut untuk kembali ke Bumi.

Referensi

  1. ↑ "Musée imaginaire – Les compagnons de l'Espace : les précurseurs – Exposition". cnes-observatoire.net (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-21. Diakses tanggal 18 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. 1 2 3 Paoletta, Rae. "The Secret History of the First Cat in Space". Gizmodo (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-06. Diakses tanggal 18 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Cats in space - First space cat Felix or Felicette?". monkeyinspace.net (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-25. Diakses tanggal 18 Oktober 2017. His replacement was a female cat Félicette which was launched on 18 October 1963 riding the French Véronique AG1 rocket from Algerian Sahara desert rocket base. During her 15 minutes long flight she reached the altitude of 130 miles and safely returned to Earth alive.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Gray, Tara. "Animals in Space". history.nasa.gov (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2004-10-11. Diakses tanggal 18 Oktober 2017. On October 18, 1963, French scientists launched the first cat into space on a Veronique AGI sounding rocket No. 47. The cat, named Félicette, was successfully retrieved after a parachute descent, but a second feline flight on October 24 ran into difficulties that prevented recovery.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan