Selasa, 22 September 2026
04:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Explorer 1

Explorer 1

Satelit Explorer 1
Satelit Explorer 1

Explorer 1 (Alpha 1 1958)[1] adalah satelit bumi pertama Amerika Serikat, diluncurkan sebagai bagian dari partisipasi dalam Tahun Geofisika Internasional. Misi ini diikuti dua satelit pertama Bumi tahun sebelumnya, Sputnik 1 dan 2 milik Uni Soviet, awal Perang Dingin Seri Ruang Angkasa antara kedua negara.

Explorer 1 diluncurkan pada tanggal 31 Januari 1958 pukul 22:48 Waktu Timur (sama dengan tanggal 1 Februari 03:48 UTC karena perubahan berjalannya waktu lewat tengah malam) di atas pendorong Juno pertama dari LC-26 di Cape Canaveral Missile Annex, Florida. Ini adalah pesawat ruang angkasa pertama yang mendeteksi sabuk radiasi Van Allen,[2] data kembali sampai baterainya lemah setelah hampir empat bulan. Ia tetap di orbit sampai tahun 1970, dan telah diikuti oleh lebih dari 90 pesawat ruang angkasa ilmiah dalam seri Explorer.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Explorer 1.
  1. Yost, Charles W. (1963-09-06). Registration data for United States Space Launches (PDF). United Nations Office for Outer Space Affairs. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2013-11-13. Diakses tanggal 2009-02-19.
  2. Paul Dickson, Sputnik: The Launch of the Space Race. (Toronto: MacFarlane Walter & Ross, 2001), 190.
Wahana antariksa yang dicetak miring artinya gagal meluncur atau mengalami malfungsi
Ikon rintisan

Artikel bertopik wahana antariksa atau satelit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan