Kamis, 01 Oktober 2026
19:39 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Euryhaline

Organisme yang bisa beradaptasi dengan perubahan salinitas

Bagikan:

Euryhaline adalah organisme (tumbuhan atau hewan) yang dapat beradaptasi dengan kadar salinitas.[1][2] Organisme tersebut paling banyak ditemukan di perairan payau atau muara.[1] Jumlah dari Euryhaline lebih sedikit dibandingkan dengan Stenohaline (organisme yang hanya dapat beradaptasi dengan sedikit perubahan salinitas).[1] Hal ini dikarenakan Euryhaline membutuhkan lebih banyak energi untuk terus beradaptasi dengan perubahan salinitas.[1] Organisme yang dapat melakukan hal tersebut sangat langka.[1] Beberapa organisme mengalami perubahan fisik untuk mengatasi perubahan salinitas.[1] Misalnya tanaman Spartina alterniflora yang mempunyai filter khusus di bagian akar untuk menghilangkan kandungan garam dari air yang diserapnya.[1] Tanaman tersebut juga mengusir kelebihan garam dari daunnya.[1] Sementara itu, hewan Euryhaline yang hidup di muara harus mengubah perilaku mereka sesuai dengan salinitas perairan di sekitarnya untuk bertahan hidup.[1] Hewan yang termasuk dalam Euryhaline adalah kerang dan kepiting biru.[1] Selain itu ada juga ikan Molly (Poecilia sp.) yang dapat hidup di air tawar, air payau atau air garam.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Adaptations to Life in the Estuary". Diakses tanggal 31 Mei 2014.
  2. 1 2 "Euryhaline". Diakses tanggal 31 Mei 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan