Rabu, 04 November 2026
06:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Eta Orionis

Bagikan:
Eta Orionis
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Orion
Asensio rekta 05h 24m 28.6s (may be inaccurate)
Deklinasi −02° 23' 49.7" (May be inaccurate)
Magnitudo tampak (V) 3.38
Ciri-ciri
Kelas spektrum B0.5V
Indeks warna U−B 1.22
Indeks warna B−V −0.17
Jenis variabel Beta Lyrae variable
Penamaan lain
η Ori, 28 Ori, HD 35411, HR 1788, BD−02°1235, HIP 25281, and SAO 132071
Referensi basis data
SIMBADdata

Eta Orionis (η Ori / η Orionis) adalah salah satu bintang di rasi Orion. Bintang ini berada pada jarak 900 tahun cahaya dari Bumi dan merupakan bagian dari "tangan Orion". Eta Orionis berada sedikit di sebelah barat "ikat pinggang Orion", antara Delta Orionis dan Rigel, lebih dekat kepada Delta Orionis dibandingkan Rigel. Bintang ini merupakan bintang ganda yang terdiri dari dua bintang biru yang saling mengorbit

Etimologi

Bintang ini merupakan salah satu dari Saiph,[1] Algjebbah,[2] atau Ensis (Latin untuk "pedang", merepresentasikan senjata-senjata Orion.

Referensi

  1. ↑ Allen, R. H. (1899) Star-Names and Their Meanings, G. E. Stechert, New York, p.316.
    Saiph juga digunakan oleh Kappa Orionis di rasi ini.
  2. ↑ Moore, P. (1983) The Guinness Book of Astronomy: Facts and Feats, (2nd ed.), Guiness Superlatives Limited, Middlesex, p.230.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan