Minggu, 04 Oktober 2026
08:46 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Es sagwan

variasi minuman khas Indonesia

Bagikan:

Es sagwan adalah minuman tradisional yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Minuman ini biasanya sering dijadikan santapan berbuka puasa. Es ini disajikan hampir sama dengan cara penyajian es dawet, yaitu dengan kuah santan dan campuran dari butiran putih yang berasal dari tepung tapioka yang sudah dimasak. Kemudian ditambahkan sirop, susu, dan gula merah. Terdapat dua jenis es sagwan, tergantung dari gula merah atau sirop yang ingin ditambahkan oleh pembeli.

Es sagwan hanya dijual di enam warung saja di seluruh kota Tegal. Enam warung tersebut antara lain adalah warung di kelurahan Randugunting, Jalan KS. Tubun, Mejasem, Jalan Cendrawasih, Jalan AR. Hakim, dan di jalan Sumbodro.[1]

Hal yang membedakan es sagwan dengan es dawet adalah bahan dasar adonan cendolnya, jika es dawet menggunakan tepung beras, maka es sagwan membuat cendol dari tepung tapioka. Sebagian orang menikmati es sagwan dengan menambahkan potongan roti tawar.[2]

Sejarah

Es sagwan berasal dari nama seorang pembuat es ini, yaitu Sagwan yang berasal dari desa Pandean, kecamatan Dukuhturi, kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Pada 1951, es ini masih bernama es pipil, disebabkan proses pembuatannya dengan cara mencicil atau mipil.[1] Versi lain menyebutkan, penamaan es sagwan disebabkakan pada awalnya bahan utama pembuatan es ini adalah tepung sagu, sehingga disebst es Sagu dan berubah menjasi es Ssguan/Sagwan untuk memudahkan pelafalan.[3]

Namun, ada juga yang menyebutkan jika es sagwan merupakan akronim dari Seger Adem Glenggem Wangi Ancleng Nlaket. Yang berarti Segar, Adem, (ringan) diteguk, wangi, manis dan kental, lagi kenyal, yang merujuk pada tekstur dan rasa dari minuman ini.[butuh rujukan]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Times, I. D. N.; Arywono, Bandot. "Resep Cara Membuat Es Sagwan Tegal Pilih Merah Atau Coklat? Seger Abis". IDN Times. Diakses tanggal 2022-07-01.
  2. ↑ Prayitno, Gigih (2020-04-28). "Es Sagwan, Menu Buka Puasa Khas Tegal yang Manis dan Segar". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2022-07-01.
  3. ↑ Luftiarahma, Aisyah (2018-03-12). "Es Sagwan, Es Khas Tegal yang Bikin Seger". jatenglive.com. Diakses tanggal 2022-07-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan