Selasa, 22 September 2026
06:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Ermalena

Ermalena

Ermalena
250px-KPU_Ermalena.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota DPR-RI 2014–2019 dari NTB
Masa jabatan
2014–2019
Informasi pribadi
Lahir22 Juli 1957 (umur 69)
Partai politikPartai Persatuan Pembangunan
PendidikanUniversitas Pancasila

Dra. Hj. Ermalena, Mhs. (lahir 22 Juli 1957) adalah seorang politisi Indonesia dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia terpilih sebagai wakil rakyat untuk duduk di DPR-RI melalui daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat I untuk periode 2014 - 2019. Oleh fraksinya, ia ditempatkan di Komisi IX, dan sekaligus dipercaya sebagai wakil ketua di komisi tersebut. Di partainya, Ermalena menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya yang diketuai oleh Muhammad Romahurmuziy. Ermalena meraih gelar S1 dari Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta.[1][2]

Pada September 2014, Ermalena sebagai mantan staf khusus Menteri Agama sempat diperiksa KPK sebagai saksi terkait dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012 - 2013 dengan tersangka mantan Menteri Agama Suryadharma Ali.[3]

Rujukan

  1. "Wakil Ketua Komisi IX DPR, Ermalena Fokus Persoalan TKI" Sindonews.com, 19 Januari 2015. Diakses 12 Juni 2015.
  2. "Dra. Hj. Ermalena, Mhs." Rekamjejak.net. Diakses 12 Juni 2015.
  3. "Staf Khusus Suryadharma Ali Diperiksa KPK" Tempo.co, 08 September 2014. Diakses 12 Juni 2015.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan