Selasa, 27 Oktober 2026
05:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Eric T. Olson

Eric T. Olson

Bagikan:
Infobox orangEric T. Olson
250px-Admiral_Eric_Olson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran24 Januari 1952 Suntingan nilai di Wikidata (74 tahun)
Tacoma Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanDefense Language Institute (en) Terjemahkan
Stadium High School (en) Terjemahkan
Akademi Angkatan Laut Amerika Serikat
Naval Postgraduate School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanperwira militer,laksamana Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif1973 Suntingan nilai di Wikidata –  2011 Suntingan nilai di Wikidata
Cabang militerAngkatan Laut Amerika Serikat Suntingan nilai di Wikidata
Pangkat militerlaksamana Suntingan nilai di Wikidata
KomandoKomando Operasi Khusus Amerika Serikat Suntingan nilai di Wikidata
KonflikPertempuran Mogadishu Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

Olson memperoleh gelar sebagai Bachelor of Arts (B.A.) dari Reed College sebelum ia melanjutkan studi doktoralnya di Syracuse University, tempat ia meraih gelar Ph.D. dalam Filsafat. Dalam karya akademiknya, Olson berupaya menjembatani perdebatan klasik antara pendekatan psikologis terhadap identitas diri — yang menekankan memori dan kesadaran — dengan pendekatan ontologis yang menyoroti keberadaan makhluk hidup sebagai entitas material yang berkesinambungan.[1]

Biografi

Olson memperoleh gelar Bachelor of Arts (B.A.) dari Reed College sebelum melanjutkan studi doktoralnya di Syracuse University, tempat ia meraih gelar Ph.D. dalam Filsafat dengan fokus penelitian pada persoalan metafisika dan identitas personal. Selama masa studinya, Olson menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap persoalan eksistensial yang berkaitan dengan hakikat keberadaan manusia, khususnya mengenai apa yang menjadikan seseorang tetap merupakan individu yang sama sepanjang waktu, meskipun terjadi perubahan psikologis atau biologis.

Dalam karya akademiknya, Olson berupaya menjembatani perdebatan klasik antara pendekatan psikologis dan pendekatan ontologis terhadap identitas diri. Pendekatan psikologis, yang berakar pada pemikiran John Locke dan para filsuf analitik modern, berpendapat bahwa identitas seseorang ditentukan oleh kontinuitas kesadaran, memori, dan pengalaman subjektif. Sebaliknya, pendekatan ontologis, yang didukung oleh Olson melalui teori animalisme, menekankan bahwa manusia harus dipahami sebagai organisme biologis yang keberadaannya bergantung pada tubuh fisiknya, bukan pada kondisi mental atau kesadaran. Menurut Olson, seseorang tetaplah individu yang sama selama organisme biologisnya masih hidup, terlepas dari perubahan psikologis yang dialaminya. Pandangan ini menantang banyak asumsi dalam filsafat pikiran kontemporer dan membuka ruang baru bagi diskusi tentang hubungan antara tubuh, kesadaran, dan eksistensi personal.[1]

Selain kontribusinya dalam bidang ontologi personal, Olson juga dikenal atas analisisnya terhadap berbagai masalah filosofis lain seperti kesadaran diri, kematian, dan keberlangsungan eksistensi manusia. Ia telah menjadi salah satu tokoh utama dalam menghidupkan kembali minat terhadap studi metafisika klasik dengan pendekatan analitik yang ketat dan argumentasi yang sistematis.

Saat ini, Olson menjabat sebagai Profesor Filsafat di University of Sheffield, Inggris, di mana ia juga menjadi salah satu figur sentral dalam penelitian tentang metafisika eksistensial dan teori diri.[2] Di universitas tersebut, ia mengajar berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan filsafat pikiran, metafisika, dan epistemologi, serta aktif membimbing mahasiswa pascasarjana yang meneliti isu-isu terkait identitas personal, kesadaran, dan ontologi manusia. Olson juga sering menjadi pembicara dalam konferensi internasional dan berperan penting dalam memperluas jangkauan diskusi akademik tentang filsafat eksistensi dan hakikat kemanusiaan dalam konteks filsafat analitik modern.

Dengan pemikiran yang tajam dan kontribusi akademik yang luas, Eric T. Olson diakui sebagai salah satu filsuf kontemporer paling berpengaruh dalam studi tentang diri dan identitas personal, serta menjadi rujukan utama dalam kajian animalisme sebagai teori alternatif terhadap pandangan dualistik maupun psikologis tradisional tentang manusia.

Karya

Karya Olson mencerminkan kedalaman pemikiran dan konsistensinya dalam mengeksplorasi persoalan eksistensial manusia:

  • The Human Animal: Personal Identity Without Psychology (New York: Oxford University Press, 1997), karya yang memperkenalkan dan mengembangkan argumen utama bagi teori animalisme, menentang gagasan bahwa identitas personal didasarkan pada faktor psikologis semata.[3]
  • What Are We? A Study in Personal Ontology (New York: Oxford University Press, 2007), sebuah telaah mendalam tentang hakikat keberadaan manusia, di mana Olson menelusuri pertanyaan mendasar: “Apakah kita sebenarnya?” dengan membedah berbagai teori ontologis tentang diri.[4]
  • Do We Have a Soul?: A Debate (New York: Routledge, 2023), ditulis bersama Aaron Segal, menghadirkan perdebatan filosofis kontemporer mengenai eksistensi jiwa dan hubungannya dengan tubuh biologis serta kesadaran.[5]

Melalui karya-karyanya yang berpengaruh, Eric T. Olson telah menegaskan posisinya sebagai salah satu filsuf terkemuka dalam filsafat identitas personal modern, dan pemikir yang mendorong wacana baru tentang hubungan antara tubuh, kesadaran, dan keberadaan manusia sebagai makhluk hidup yang utuh.

Referensi

  1. 1 2 Blatti, Stephan (2014-04-07). "Animalism".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ "Olson, Eric". sheffield.ac.uk (dalam bahasa Inggris). 2025-07-07. Diakses tanggal 2025-11-07.
  3. ↑ Olson, Eric T. (Eric Todd) (1997). The human animal : personal identity without psychology. Internet Archive. New York : Oxford University Press. ISBN 978-0-19-510506-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  4. ↑ Olson, Eric T. (2007-09-27). What Are We?: A Study in Personal Ontology (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-803920-4.
  5. ↑ https://www.taylorfrancis.com/chapters/edit/10.4324/9781003032908-6/sane-soul-hypothesis-sane-materialist-alternative-aaron-segal
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan