Senin, 12 Oktober 2026
22:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Eosphagnum

Bagikan:
Eosphagnum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Divisi: Bryophyta
Kelas: Sphagnopsida
Subkelas: Sphagnidae
Ordo: Sphagnales
Famili: Ambuchananiaceae
Genus: Eosphagnum
A.J.Shaw[1]
Spesies:
E. inretortum
Nama binomial
Eosphagnum inretortum
(H.A.Crum)[2] A.J.Shaw[1]
Sinonim
  • Sphagnum inretortum H.A.Crum

Eosphagnum inretortum adalah spesies lumut, dan satu-satunya spesies dalam genus Eosphagnum. Awalnya dideskripsikan sebagai spesies Sphagnum, kini genus ini dipisahkan berdasarkan perbedaan morfologis dan genetik.

Referensi

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Eosphagnum.
  1. 1 2 Shaw, A. J.; Cox, C. J.; Buck, W. R.; Devos, N.; Buchanan, A. M.; Cave, L.; Seppelt, R.; Shaw, B.; Larrain, J.; Andrus, R.; Greilhuber, J.; Temsch, E. M. (2010). "Newly resolved relationships in an early land plant lineage: Bryophyta class Sphagnopsida (peat mosses)" (PDF). American Journal of Botany. 97 (9): 1511–1531. doi:10.3732/ajb.1000055. hdl:10161/4194. ISSN 0002-9122. PMID 21616905.[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ Crum, Howard (1990). "Sphagnum inretortum, a New Species in a New Section from Bolivia". The Bryologist. 93 (3): 283–285. doi:10.2307/3243512. JSTOR 3243512.


Ikon rintisan

Artikel bertopik lumut daun ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan