Kamis, 22 Oktober 2026
13:36 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Eos (burung)

Eos (burung)

Bagikan:
Eos
250px-Eos_squamata_-captive-8a-2c.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nuri kalung-ungu (Eos squamata)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Psittaciformes
Famili: Psittaculidae
Tribus: Loriini
Genus: Eos
Wagler, 1832
Spesies tipe
Psittacus indicus[1] = Psittacus histrio
Gmelin, 1788
Spesies

Enam, lihat teks

Artikel takson sembarang

Eos adalah sebuah genus bayan yang termasuk ke dalam tribus Loriini dalam famili Psittaculidae. Terdapat enam spesies yang semuanya endemik ke pulau-pulau di Indonesia timur, sebagian besar dengan sebaran yang sangat terbatas. Bulu mereka sebagian besar merah dengan corak biru, ungu atau hitam. Jantan dan betina tampak mirip.

Habitat mereka mencakup hutan, kebun kelapa dan hutan bakau. Mereka berkumpul pada pohon berbunga untuk memakan nektar dan serbuk sari dengan lidah mereka yang berujung sikat. Eos juga memakan buah dan serangga. Mereka membuat sarang di lubang tinggi di pohon tua dan besar. Ancaman bagi genus ini mencakup kerusakan habitat dan penjebakan untuk dijadikan hewan peliharaan. Satu spesies, kasturi talaud, diklasifikasikan sebagai hewan genting.

Spesies

Referensi

  1. ↑ "Psittaculidae". aviansystematics.org. The Trust for Avian Systematics. Diakses tanggal 2023-07-24.
Genera bayan dan kerabat-kerabat punahnya
†Vastanavidae
†Psittacopedidae
Parapasseres
†Zygodactylidae
Passeriformes
†Halcyornithidae?
†Messelasturidae?
†Quercypsittidae
†Morsoravidae
Psittaciformes
    • Lihat di bawah ↓
Incertae sedis
Namapsittidae
Strigopoidea
Strigopidae
Cacatuoidea
Cacatuidae
Psittacoidea
Psittacidae
incertae sedis
Arinae
"Amoropsittacini"
Androglossini
Arini
"Forpini"
Psittacinae
Psittrichasiidae
Coracopsinae
Psittrichasinae
Psittaculidae
Agapornithinae
Loriinae
Cyclopsittini
Loriini
Melopsittacini
Platycercinae
Pezoporini
Platycercini
Psittacellinae
Psittaculinae
Micropsittini
Polytelini
Psittaculini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan