Sabtu, 03 Oktober 2026
09:47 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Entamoeba coli

Bagikan:
Entamoeba coli
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Eukaryota
Filum: Amoebozoa
Kelas: Archamoebea
Ordo: Entamoebida
Famili: Entamoebidae
Genus: Entamoeba
Spesies:
E. coli
Nama binomial
Entamoeba coli
(Grassi, 1879)

Entamoeba coli adalah spesies Entamoeba non-patogen yang sering hidup sebagai parasit komensal dalam saluran pencernaan manusia. E. coli (jangan disamakan dengan bakteri Escherichia coli) penting dalam dunia kedokteran karena dapat dikacaukan selama pemeriksaan mikroskopis spesimen tinja yang diwarnai dengan Entamoeba histolytica yang patogen.[1]

Ameba ini tidak banyak bergerak dengan menggunakan pseudopodia, dan menciptakan gerakan "sur place (tidak progresif)" di dalam usus besar. Biasanya, ameba ini tidak bergerak, dan mempertahankan bentuknya yang bulat. Ameba ini, dalam tahap trofozoitnya, hanya terlihat pada spesimen tinja yang masih segar dan belum diawetkan. Kadang-kadang Entamoeba coli juga memiliki parasit. Salah satunya adalah fungi Sphaerita spp. Fungi ini hidup di dalam sitoplasma E. coli.[2] Meskipun diferensiasi ini biasanya dilakukan dengan pemeriksaan visual kista parasit melalui mikroskop cahaya, metode baru yang menggunakan teknik biologi molekuler telah dikembangkan.[3]

Nama ilmiah ameba ini, E. coli, sering disalahartikan sebagai bakteri, Escherichia coli. Tidak seperti bakteri tersebut, ameba ini sebagian besar tidak berbahaya, dan tidak menyebabkan banyak masalah usus seperti beberapa strain bakteri E. coli. Agar penamaan organisme ini tidak terlalu membingungkan, "kontraksi alternatif" digunakan untuk menamai spesies dengan tujuan membuat penamaan lebih mudah; misalnya, menggunakan Esch. coli dan Ent. coli untuk bakteri dan ameba, alih-alih menggunakan E. coli untuk keduanya.[4][5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Sodeman WA (1996). "Intestinal Protozoa: Amebas". Dalam Baron S; et al. (ed.). Baron's Medical Microbiology (Edisi 4th). Univ of Texas Medical Branch. ISBN 978-0-9631172-1-2.
  2. ↑ "Atlante dei protozoi intestinali umani - sezione AMEBE identificazione microscopica di Giovanni Swierczynski e Bruno Milanesi". Atlas-protozoa.com. Diakses tanggal 2015-12-03.
  3. ↑ Verweij JJ, Laeijendecker D, Brienen EA, van Lieshout L, Polderman AM (2003). "Detection and identification of entamoeba species in stool samples by a reverse line hybridization assay". J. Clin. Microbiol. 41 (11): 5041–5. doi:10.1128/JCM.41.11.5041-5045.2003. PMC 262518. PMID 14605136.
  4. ↑ Pometto, Anthony; Shetty, Kalidas; Paliyath, Gopinadhan; Levin, Robert E. (2005-10-11). Food Biotechnology (Edisi Second). hlm. 9. ISBN 9781420027976. Diakses tanggal 2015-12-03.
  5. ↑ "Entamoeba". Microscope-microscope.org. Diakses tanggal 2015-12-03.

Bacaan lebih lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan