Minggu, 18 Oktober 2026
21:32 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Entamoeba coli

Bagikan:
Entamoeba coli
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Eukaryota
Filum: Amoebozoa
Kelas: Archamoebea
Ordo: Entamoebida
Famili: Entamoebidae
Genus: Entamoeba
Spesies:
E. coli
Nama binomial
Entamoeba coli
(Grassi, 1879)

Entamoeba coli adalah spesies Entamoeba non-patogen yang sering hidup sebagai parasit komensal dalam saluran pencernaan manusia. E. coli (jangan disamakan dengan bakteri Escherichia coli) penting dalam dunia kedokteran karena dapat dikacaukan selama pemeriksaan mikroskopis spesimen tinja yang diwarnai dengan Entamoeba histolytica yang patogen.[1]

Ameba ini tidak banyak bergerak dengan menggunakan pseudopodia, dan menciptakan gerakan "sur place (tidak progresif)" di dalam usus besar. Biasanya, ameba ini tidak bergerak, dan mempertahankan bentuknya yang bulat. Ameba ini, dalam tahap trofozoitnya, hanya terlihat pada spesimen tinja yang masih segar dan belum diawetkan. Kadang-kadang Entamoeba coli juga memiliki parasit. Salah satunya adalah fungi Sphaerita spp. Fungi ini hidup di dalam sitoplasma E. coli.[2] Meskipun diferensiasi ini biasanya dilakukan dengan pemeriksaan visual kista parasit melalui mikroskop cahaya, metode baru yang menggunakan teknik biologi molekuler telah dikembangkan.[3]

Nama ilmiah ameba ini, E. coli, sering disalahartikan sebagai bakteri, Escherichia coli. Tidak seperti bakteri tersebut, ameba ini sebagian besar tidak berbahaya, dan tidak menyebabkan banyak masalah usus seperti beberapa strain bakteri E. coli. Agar penamaan organisme ini tidak terlalu membingungkan, "kontraksi alternatif" digunakan untuk menamai spesies dengan tujuan membuat penamaan lebih mudah; misalnya, menggunakan Esch. coli dan Ent. coli untuk bakteri dan ameba, alih-alih menggunakan E. coli untuk keduanya.[4][5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Sodeman WA (1996). "Intestinal Protozoa: Amebas". Dalam Baron S; et al. (ed.). Baron's Medical Microbiology (Edisi 4th). Univ of Texas Medical Branch. ISBN 978-0-9631172-1-2.
  2. ↑ "Atlante dei protozoi intestinali umani - sezione AMEBE identificazione microscopica di Giovanni Swierczynski e Bruno Milanesi". Atlas-protozoa.com. Diakses tanggal 2015-12-03.
  3. ↑ Verweij JJ, Laeijendecker D, Brienen EA, van Lieshout L, Polderman AM (2003). "Detection and identification of entamoeba species in stool samples by a reverse line hybridization assay". J. Clin. Microbiol. 41 (11): 5041–5. doi:10.1128/JCM.41.11.5041-5045.2003. PMC 262518. PMID 14605136.
  4. ↑ Pometto, Anthony; Shetty, Kalidas; Paliyath, Gopinadhan; Levin, Robert E. (2005-10-11). Food Biotechnology (Edisi Second). hlm. 9. ISBN 9781420027976. Diakses tanggal 2015-12-03.
  5. ↑ "Entamoeba". Microscope-microscope.org. Diakses tanggal 2015-12-03.

Bacaan lebih lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan