Minggu, 27 September 2026
22:40 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Endotelium

Endotelium

Artikel ini berisi tentang lapisan pembuluh darah dan limfa. Untuk endotelium pada kornea, lihat endotelium kornea.
Endotelium
330px-Endotelijalna_%C4%87elija.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram menunujukkan letak sel endotelial
330px-Microvessel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mikrograf elektron transmisi dari mikrovaskulatur menunjukkan sel endotel yang mengelilingi eritrosit (E), membentuk lapisan paling dalam dari pembuluh, yaitu tunika intima.
Rincian
SistemSistem peredaran darah
LokasiLapisan permukaan dalam pembuluh darah dan pembuluh limfa
Pengidentifikasi
MeSHD004727
THH2.00.02.0.02003
FMA63916
Daftar istilah mikroanatomi

Endotelium merujuk pada sel yang melapisi permukaan dalam pembuluh darah dan pembuluh limfa,[1] membentuk antarmuka antara darah atau limfa yang bersirkulasi di dalam lumen dengan dinding pembuluh lainnya. Endotelium merupakan lapisan tipis sel epitel pipih selapis yang disebut sel endotel. Sel endotel yang kontak langsung dengan darah disebut sel endotel vaskular, sedangkan sel endotel yang kontak langsung dengan limfa disebut sebagai sel endotel limfatik.

Sel endotel vaskular melapisi seluruh sistem peredaran darah, dari jantung hingga kapiler terkecil. Sel ini memiliki fungsi unik dalam biologi vaskular. Fungsi sel ini meliputi filtrasi cairan (seperti pada glomerulus ginjal), tonus pembuluh darah, hemostasis, pengerahan neutrofil, dan lalu lintas hormon. Endotelium permukaan dalam ruang jantung disebut endokardium.

Struktur

Endotelium berasal dari mesoderm. Pembuluh kapiler darah dan limfa sama-sama tersusun dari sel endotel selapis yang disebut ekalapis. Pada bagian lurus dari pembuluh darah, sel endotel vaskular biasanya sejajar dan memanjang ke arah aliran cairan.[2][3]

Terminologi

Model anatomi dasar membuat perbedaan antara sel endotel dengan sel epitel berdasarkan jaringan apa yang berkembang menjadi jaringan tersebut dan keberadaan filamen vimentin alih-alih filamen keratin memisahkan sel endotel dari sel epitel.[4] Banyak yang memandang endotelium sebagai jaringan epitel terspesialisasi.[5]

Fungsi

250px-2104_Three_Major_Capillary_Types.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Endotelium melapisi dinding pembuluh bagian dalam, ditunjukkan di sini.

Sel endotel terlibat dalam banyak aspek dari biologi vaskular, meliputi:

  • Fungsi penghalang - endotelium bertindak sebagai penghalang semiselektif antara lumen pembuluh dengan jaringan di sekitarnya, mengontrol lalu lintas material serta transit sel darah putih ke dalam dan luar aliran darah. Peningkatan permeabilitas endotel selapis yang berlebihan atau berkepanjangan, seperti halnya inflamasi kronik, dapat menyebabkan edema/pembengkakkan jaringan.
  • Pembekuan darah (trombosis & fibrinolisis). Endotelium normalnya menyediakan permukaan nontrombogenik karena endotel memuat, sebagai contoh, heparan sulfat yang bertindak sebagai kofaktor untuk mengaktivasi antitrombin, protease yang menginaktivasi berbagai faktor dalam kaskade koagulasi.
  • Inflamasi.[6]
  • Pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis).
  • Vasokonstriksi dan vasodilatasi, serta karenanya mengontrol tekanan darah
  • Memperbaiki organ yang rusak atau sakit melalui injeksi sel pembuluh darah.[7]

Signifikansi klinis

Artikel utama: Disfungsi endotel

Disfungsi endotel, atau hilangnya fungsi endotel sebenarnya, merupakan tanda dari penyakit vaskular dan sering dianggap sebagai kunci awal perkembangan aterosklerosis. Fungsi endotel yang terganggu, menyebabkan hipertensi dan trombosis, sering terlihat pada pasien dengan penyakit arteri koroner, diabetes mellitus, hipertensi, dan hiperkolesterolemia, seperti yang dijumpai pada perokok. Disfungsi endotel juga menunjukkan prediksi kejadian kardiovaskular merugikan di masa yang akan datang, dan juga muncul dalam penyakit inflamasi seperti artritis reumatois dan lupus eritematosus sistemik. Salah satu mekanisme utama disfungsi endotel adalah berkurangnya nitrogen monoksida, sering kali akibat tingginya kadar dimetilarginin asimetrik, yang berinterferensi dengan sintesis nitrogen monoksida distimulasi L-arginin normal dan menyebabkan hipertensi. Mekanisme disfungsi endotel yang paling umum adalah meningkatnya spesi oksigen reaktif yang dapat mengganggu produksi dan aktivitas nitrogen monoksida melalui berbagai mekanisme.[8] Protein pensinyalan ERK5 esensial untuk memantau fungsi sel endotel normal.[9] Konsekuensi kerusakan endotel lebih lanjut adalah pelepasan kuantitas patologi faktor von Willebrand yang mendorong agregasi platelet dan adhesi pada subendotelium, dan dengan demikian membentuk trombi berpotensi fatal.

Referensi

  1. ↑ "Endothelium" di Kamus Medis Dorland
  2. ↑ Eskin, S.G.; Ives, C.L.; McIntire, L.V.; Navarro, L.T. "Response of cultured endothelial cells to steady flow". Microvascular Research. 28 (1): 87–94. doi:10.1016/0026-2862(84)90031-1.
  3. ↑ Langille, B L; Adamson, S L (1981). "Relationship between blood flow direction and endothelial cell orientation at arterial branch sites in rabbits and mice". Circulation Research. 48: 481–488. doi:10.1161/01.res.481.
  4. ↑ "FMA". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-02. Diakses tanggal 28 September 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Kovacic, Jason; Mercader, Nadia; Torres, Miguel; Boehm, Manfred; Fuster, Valentin (2012). "Cardiovascular Development to Disease Epithelial-to-Mesenchymal and Endothelial-to-Mesenchymal Transition: From Cardiovascular Development to Disease". Circulation. 125: 1795–1808. doi:10.1161/circulationaha.111.040352. PMC 3333843. Diakses tanggal 8 November 2014.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Li X, Fang P, et al. (April 2016). "Mitochondrial Reactive Oxygen Species Mediate Lysophosphatidylcholine-Induced Endothelial Cell Activation". Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology. 36: 1090–100. doi:10.1161/ATVBAHA.115.306964. PMC 4882253. PMID 27127201.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Blood vessel cells can repair, regenerate organs, scientists say". Weill Cornell Medical College. Medical Xpress. 8 Oktober 2013. Diakses tanggal 30 Mei 2018.
  8. ↑ Deanfield J, Donald A, Ferri C, Giannattasio C, Halcox J, Halligan S, Lerman A, Mancia G, Oliver JJ, Pessina AC, Rizzoni D, Rossi GP, Salvetti A, Schiffrin EL, Taddei S, Webb DJ (Januari 2005). "Endothelial function and dysfunction. Part I: Methodological issues for assessment in the different vascular beds: a statement by the Working Group on Endothelin and Endothelial Factors of the European Society of Hypertension". J Hypertens. 23 (1): 7–17. doi:10.1097/00004872-200501000-00004. PMID 15643116.
  9. ↑ Roberts OL, Holmes K, Müller J, Cross DA, Cross MJ (Des 2009). "ERK5 and the regulation of endothelial cell function". Biochem Soc Trans. 37 (6): 1254–9. doi:10.1042/BST0371254. PMID 19909257.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan