Sabtu, 31 Oktober 2026
22:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Enam Anak Panah

Enam Anak Panah

Bagikan:
250px-Flag_of_the_Republican_People%27s_Party_%28Turkey%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Partai Rakyat Republikan
250px-Gazi1933.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mustafa Kemal Atatürk dengan Enam Anak Panah di kerahnya

Enam Anak Panah (Turki: Altı Ok) adalah simbol dan bendera Partai Rakyat Republikan (CHP) Turki. Anak-anak panah tersebut mewakili pilar fundamental Kemalisme, ideologi pendirian Turki.[1] Pilar-pilar tersebut adalah Republikanisme, Populisme, Nasionalisme, Laikisme, Statisme, dan Reformisme.[2] Anak-anak panah tersebut diyakini dirancang oleh İsmail Hakkı Tonguç [tr],[3] seorang ilmuwan Turki yang membuat kontribusi signifikan terhadap sistem pendidikan Turki.[4] Prinsip-prinsip Enam Anak Panah ditambahkan dalam Konstitusi Turki pada 5 Februari 1937. Sejak Agustus 1938, bendera tersebut dipasang di seluruh bangunan resmi.[5]

Referensi

  1. ↑ Vahram Ter-Matevosyan. "Turkey, Kemalism and the Soviet Union: Problems of Modernization, Ideology and Interpretation." 2019. London & New York: Palgrave Macmillan
  2. ↑ Solak, Mustafa (2018-02-05). "Altı Ok Anayasa'ya nasıl eklendi?". Aydınlık (dalam bahasa Turki). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-08. Diakses tanggal 2018-06-08.
  3. ↑ 1930’lar Türkiye’sinde Kemalizm Algılamaları Diarsipkan 2014-02-11 di Wayback Machine, Hakkı Uyar
  4. ↑ "İsmail Hakkı Tonguç kimdir?". www.biyografi.info. Diakses tanggal 2019-05-01.
  5. ↑ Kreiser, Klaus (2012). Die Geschichte der Türkei. München: C.H. Beck. hlm. 51. ISBN 9783406640667.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bendera ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan