Kamis, 24 September 2026
05:18 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Emil Ludwig

Emil Ludwig

Emil Ludwig
250px-Bundesarchiv_Bild_183-R09134%2C_Emil_Ludwig_%28eigtl._Cohn%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Emil Cohn

25 Januari 1881
Meninggal17 September 1948(1948-09-17) (umur 67)
Ascona, Swiss
KewarganegaraanJerman dan Swiss
PekerjaanPenulis, wartawan
Dikenal karenaMenulis biografi

Emil Ludwig (25 Januari 1881–17 September 1948) adalah penulis berkewarganegaraan ganda Jerman-Swiss yang dikenal lewat karya biografi serta studinya mengenai sejumlah tokoh besar dalam sejarah.[1]

Biografi

Lahir dengan nama Emil Cohn di Breslau, (kini bagian Polandia)[2] dari keluarga Jewish, Ludwig besar sebagai non-Yahudi meski tak pernah dibaptis. Ia pernah berujar, “Banyak orang menjadi Yahudi sejak Hitler berkuasa. Namun saya telah menjadi seorang Yahudi sejak pembunuhan Walther Rathenau [pada 1922]. Sejak saat itu saya mengaku sebagai seorang Yahudi.”[3][4] a sempat belajar hukum tetapi kemudian memilih menekuni karier menulis. Awalnya Ludwig menggeluti dunia drama dan fiksi sembari bekerja sebagai wartawan. Tahun 1906, ia pindah ke Swiss tetapi masih aktif menjadi koresponden asing koran Berliner Tageblatt saat Perang Dunia I berlangsung.

Setelah genosida Armenia, Ludwig menyuarakan dukungan pada persidangan pembunuhan Talat Pashadan mendesak pembentukan pengadilan internasional demi menghukum pelaku pemusnahan bangsa Armenia.[5] Ia resmi jadi warga negara Swiss pada 1932 lalu berimigrasi ke AS pada 1940 setelah Hitler berkuasa.

Gaya penulisan untuk Napoleon

Melalui karya-karyanya, Ludwig mampu menggambarkan dan menganalisis karakter tokoh sejarah secara detail dan psikologis dengan gaya bahasa yang sederhana namun menarik. Ia jeli mempertemukan fakta, kisah populer, dan rumor untuk menceritakan kiprah sang tokoh, membuat pembaca seolah diagung-agungkan bak pahlawan. Gaya penulisan khas Ludwig ini mampu menyederhanakan kisah politik rumit jadi mudah dicerna pembaca awam.

Buku

  • Leaders of Europe, Ivor Nicholson and Watson Ltd. (1934), diterjemahkan oleh James Murphy
  • Bismarck
  • Cleopatra
  • Diana
  • Genius and Character
  • Gifts of Life
  • Goethe
  • Hindenburg William Heinemann Ltd. (1935), diterjemahkan oleh Eden dan Cedar Paul
  • July '14 (1929)
  • Kaiser Wilhelm II: Wilhelm Hohenzollern (1926)
  • Nine Etched from Life
  • Lincoln
  • Napoleon (1922)
  • On Mediterranean Shores
  • The Practical Wisdom of Goethe
  • Schliemann
  • Son of Man (Jesus)
  • Talks with Mussolini
  • Three Titans
  • The Davos Murder
  • Defender of Democracy
  • Masaryk of Czechoslovakia
  • The Nile: The Life-Story of a River, The Viking Press (1937), diterjemahkan oleh Mary H. Lindsay
  • Mackenzie King. A Portrait Sketch (1944)
  • Rembrandts Schicksal (1923)
  • Three Titans: Michael Angelo, Rembrandt, Beethoven. (1930)

"Wagner: oder Die Entzauberten" (F. Lehmann, 1913) ″ Otelo″ "Bolivar and Napoleon" 1939

Lihat pula

Referensi

  1. An Interview with the German Author Emil Ludwig Date of Interview: December 13, 1931 Date Published: 1932 Publisher: Co-Operative Publishing Society of Foreign Workers in the U.S.S.R., Moscow Transcription/Markup: Brian Reid Public Domain: Marxists Internet Archive (2007).
  2. Britannica, The Editors of Encyclopaedia (21 Jan 2021). "Emil Ludwig". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-10.{{cite web}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ”Emil Ludwig, Famous Biographer, Calls on Jews to Answer Hitler ‘in Own Terms’”, The Sentinel (Chicago), 13 August 1936, p. 36.
  4. Harry Hansen, “Ludwig, Emil,” Universal Jewish Encyclopedia, vol. 7, New York: Universal Jewish Encyclopedia, Inc., 1942, p. 231.
  5. Kieser, Hans-Lukas (2018). Talaat Pasha: Father of Modern Turkey, Architect of Genocide. Princeton University Press. hlm. 408. ISBN 978-1-4008-8963-1.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan