Jumat, 02 Oktober 2026
06:29 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Embung Potorono

Embung Potorono

Bagikan:
Embung Potorono
ꦲꦼꦩ꧀ꦧꦸꦁꦥꦠꦫꦤ
250px-Embung_Potorono.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisTaman rekreasi air
LokasiJalan Ngipik–Salakan, Dusun Salakan, Kalurahan Potorono, Kapanéwon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Dibuka2018 (perkiraan)
Dioperasikan olehPemerintah Kalurahan Potorono
StatusDibuka (sepanjang hari)
Fasilitas
  • Toilet
  • Musala
  • Parkir

Embung Potorono (bahasa Jawa:ꦲꦼꦩ꧀ꦧꦸꦁꦥꦠꦫꦤ, translit. Embung Patarana) adalah telaga/embung/danau buatan yang dibangun tahun 2017 dibiayai oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Telaga Potorono awal mulanya digunakan sebagai ketersediaan air di musim kemarau daerah Potorono.

Kondisi umum

Selain diperuntukkan sebagai telaga, telaga desa ini juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata alternatif yang menarik. Telaga desa Potorono menawarkan pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk. Di sekitar telaga terdapat enam buah gazebo/gubuk yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berteduh. Pengunjung dapat menaiki sebuah perahu motor sederhana dengan tarif seharga 5000 rupiah. Adanya telaga di desa Potorono juga meningkatkan sektor perekonomian warga disekitar telaga dengan membuka warung-warung kecil yang menyediakan makanan kecil dengan harga terjangkau. Belum ada tarif masuk yang ditetapkan untuk masuk ke dalam area telaga, hanya dipungut biaya parkir seikhlasnya.[1][2]

Rujukan

  1. ↑ "Embung Potorono, Destinasi Wisata yang Cocok untuk Dikunjungi Bersama Keluarga Pasca-PPKM". Kompas. Diakses tanggal 9 Agustus 2023.
  2. ↑ "Mengenal Embung Potorono Banguntapan Bantul, Wisata Alternatif untuk Keluarga". Tribun Jogja. Diakses tanggal 9 Agustus 2023.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Embung Potorono.
Ikon rintisan

Artikel bertopik wisata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan