Minggu, 27 September 2026
19:25 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Embrio

Embrio

Embrio
330px-Embryo_7_weeks_after_conception.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Embrio manusia. Embrio ini berumur sekitar 7 minggu (atau minggu ke-9 dari kehamilan).
Daftar istilah anatomi
Wrinkledfrog_embryos.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Embrio (dan seekor berudu) Rana rugosa, sejenis katak.

Embrio (bahasa Yunani: έμβρυον) adalah sebuah eukariota diploid multisel dalam tahap paling awal dari perkembangan.[1]

Dalam organisme yang berkembang biak secara seksual, ketika satu sel sperma membuahi ovum, hasilnya adalah satu sel yang disebut zigot yang memiliki seluruh DNA dari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapa protista, zigot akan mulai membelah oleh mitosis untuk menghasilkan organisme multiseluler. Hasil dari proses ini disebut embrio.

Pada manusia, terbentuk embrio (mudigah) antara umur 3-5 minggu masa kehamilan dan sudah tampak rancangan bentuk alat-alat tubuh.[2]

Pada hewan, perkembangan zigot menjadi embrio terjadi melalui tahapan yang dikenal sebagai blastula, gastrula, dan organogenesis.

Pada tumbuhan, istilah embrio hanya dipakai untuk tumbuhan kecil yang terbentuk dalam biji [1]yang berada dalam keadaan dormansi, menunggu kondisi lingkungan yang tepat untuk berkecambah.

Perkembangan

Riset dan teknologi

Keguguran dan aborsi

Beberapa embrio tidak bertahan hidup ke tahap perkembangan selanjutnya. Ketika ini terjadi secara alami, hal tersebut dinamakan aborsi spontan atau keguguran.[3] Ada banyak sebab terjadinya peristiwa ini. Penyebab keguguran alami yang paling umum adalah kelainan kromosom pada hewan[4] atau beban genetik pada tumbuhan.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. hlm. 117.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Pertumbuhan Janin dalam Kandungan, Lusa Rochmawati, 2011
  3. ↑ miscarriage "Archived copy". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-05-12. Diakses tanggal 2016-05-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  4. ↑ Conrad Stöppler, Melissa. Shiel Jr., William C. (ed.). "Miscarriage (Spontaneous Abortion)". MedicineNet.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2004-08-29. Diakses tanggal 2009-04-07.
  5. ↑ Kärkkäinen, Katri; Savolainen, Outi; Koski, Veikko (1999). "Why do plants abort so many developing seeds: bad offspring or bad maternal genotypes?". Evolutionary Ecology. 13 (3): 305–317. doi:10.1023/A:1006746900736.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Embryos.
Didahului oleh:
Zigot
Perkembangan hewan
Embrio
Diteruskan oleh:
Janin, Larva
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan