Senin, 28 September 2026
06:20 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Elyasib (Imam Besar)

Elyasib (bahasa Ibrani:אֶלְיָשִׁיב‎ Elyāšîḇ, "El mengembalikan"; bahasa Inggris:Eliashib) adalah nama Imam Besar yang disebutkan dalam Kitab Nehemia dan Kitab Ezra pada Alkitab Ibrani.

Catatan Alkitab

Elyasib disebutkan dalam Nehemia 12:10,22; 3:1, 20–21,13:28 dan juga sebagai kakek Imam Besar Yohanan (Ezra 10:6). Beberapa juga menempatkan dia di bagian yang berbeda dari Kitab Nehemia termasuk Nehemia 12:23 dan Nehemia 13:4,7, tapi ada yang membantah. Nehemia 3:20–21 menempatkan rumahnya di daerah antara dua kelompok kerja yang sedang membangun tembok Yerusalem di sisi utara kota. Dia membantu penguatan dinding ini (Nehemia 3:1). Ukuran rumahnya menunjukkan kekayaan dan ketinggian status sosial-ekonomi (Nehemia 3:23–21). Ini menempatkan dia sebagai seseorang yang hidup pada zaman Nehemia. Pada tahun 445 SM, Elyasib menjabat sebagai Imam Besar ketika Nehemia kembali ke Yerusalem pada tahun ke-20 dari Artahsasta I (Nehemia 1:1, 2:1).[1]

Salah seorang cucu Elyasib menikah dengan putri Sanbalat orang Horon (Nehemia 13:28), dan sementara Nehemia tidak hadir karena sedang berada di Babel, Elyasib telah menyewakan gudang-gudang pada Bait Suci untuk sekutu Sanbalat, Tobia orang Amon. Ketika Nehemia kembali ke Yerusalem, ia melemparkan perabot rumah Tobia keluar dari Bait Suci dan mengusir cucu Elyasib dari hadapannya (Nehemia 13:4–9). Menurut David Kimhi,[2] ini merupakan latar belakang politik untuk alegoris visi Setan, Malaikat Tuhan dan (mungkin almarhum) kakek Elyasib, Imam besar Yesua dalam Zakharia 3.

Catatan di luar Alkitab

Flavius Yosefus (37-100 M) menempatkan Elyasib sebagai kontemporer Ezra selama pemerintahan Xerxes, dalam Antiq. 11.5,6-8. Dia juga memberi tarikh pemerintahannya sebagai Imam Besar sampai masa pemerintahan Kyrus Muda, di mana Yosefus menyebutkan "juga disebut oleh orang Yunani, Artahsasta". Yosefus menguraikan kisah ini di Antiq. 11:185 - Antiq 11:297. Kutipan terakhir dari cerita ini menyatakan, "Ketika Elyasib imam besar mati, anaknya Yudas menggantikannya sebagai antara Imam Besar." (Antiq 11:297)

Referensi

  1. ↑ VanderKam, From Joshua to Caiaphas (The High Priests of the Persian Period) ("Dari Yesua sampai Kayafas (Imam-Imam Besar Periode Persia)")
  2. ↑ David Kimchi. Rabbi David Kimchi's Commentary upon the prophecies of Zechariah ("Komentari Rabbi David Kimchi mengenai nubuat Zakharia"). Alexander McCaul "Setan dipakai sebagai kiasan untuk Sanbalat dan teman-temannya, yang adalah musuh-musuh mereka, dan menyebabkan mereka berhenti dari pekerjaan mereka. Maka Yonathan menafsirkannya demikian, "Dan orang berdosa * berdiri pada tangan kanannya untuk melawannya."
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan