

Elitra[1] (tunggal: elitron) adalah sayap depan termodifikasi yang keras pada kumbang dan beberapa serangga lainnnya (Heteroptera). Pada kebanyakan serangga sejati, sayap depannya dikenal sebagai hemelitra, karena hanya separuh basalnya saja yang mengeras, sementara apeksnya bermembran.
Deskripsi
Elitra berperan sebagai penutup sekaligus pelindung sayap belakang, yang digunakan untuk terbang. Ketika ingin terbang, seekor kumbang akan membuka elitranya, kemudian merentangkan sayap belakangnya, terbang sembari membuka elitranya. Namun, beberapa kumbang dalam famili Scarabaeidae dan Buprestidae dapat terbang dengan elitra yang tertutup.
Pada beberapa kelompok, elitranya menyatu, sehingga tidak dapat terbang. Contoh dari ini adalah beberapa jenis kumbang tanah (famili Carabidae).[2]
Referensi
- ↑ jamak, dari bahasa Yunani:ἔλυτρον "sarung"
- ↑ Kukalová-Peck, Jarmila; Lawrence, John F. (1993). "Evolution of the hind wing in Coleoptera". Canadian Entomologist. 125 (2): 181–258. doi:10.4039/Ent125181-2. S2CID 52888506.