Minggu, 27 September 2026
03:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Elitra

Elitra

330px-Maybug.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Elitra kumbang mei ini dapat dibedakan dengan jelas dari sayap belakangnya yang lebih transparan.
330px-Soldier_Beetle_Trichodes_alvearius_taking_off_from_Knapweed.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Trichodes alvearius yang sedang lepas landas dari sebuah bunga milu, elitra merahnya tampak di atas sayapnya.

Elitra[1] (tunggal: elitron) adalah sayap depan termodifikasi yang keras pada kumbang dan beberapa serangga lainnnya (Heteroptera). Pada kebanyakan serangga sejati, sayap depannya dikenal sebagai hemelitra, karena hanya separuh basalnya saja yang mengeras, sementara apeksnya bermembran.

Deskripsi

Elitra berperan sebagai penutup sekaligus pelindung sayap belakang, yang digunakan untuk terbang. Ketika ingin terbang, seekor kumbang akan membuka elitranya, kemudian merentangkan sayap belakangnya, terbang sembari membuka elitranya. Namun, beberapa kumbang dalam famili Scarabaeidae dan Buprestidae dapat terbang dengan elitra yang tertutup.

Pada beberapa kelompok, elitranya menyatu, sehingga tidak dapat terbang. Contoh dari ini adalah beberapa jenis kumbang tanah (famili Carabidae).[2]

Referensi

  1. ↑ jamak, dari bahasa Yunani:ἔλυτρον "sarung"
  2. ↑ Kukalová-Peck, Jarmila; Lawrence, John F. (1993). "Evolution of the hind wing in Coleoptera". Canadian Entomologist. 125 (2): 181–258. doi:10.4039/Ent125181-2. S2CID 52888506.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan