Jumat, 06 November 2026
10:18 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Elim

Elim

Bagikan:
250px-Houghton_TypDr_515.S766.50q_%2814%29_-_camping_in_Elim.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran perkemahan orang Ibrani di Elim, karya Bernard Salomon, c. 1550

Elim (bahasa Ibrani:אֵילִם‎, ’êlim)adalah salah satu tempat perkemahan orang Israel pada perjalanan keluar dari Mesir, sesudah peristiwa penyeberangan Laut Merah. Dirujuk dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, terutama pada Kitab Keluaran (pasal 15:27) dan Kitab Bilangan (Bilangan 33:9 sebagai tempat di mana "ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon kurma" dan orang-orang Israel berkemahlah "di sana di tepi air itu"[1]

Lokasi

Dari informasi Alkitab khususnya Keluaran 15:23, Keluaran 16:1 dan Bilangan 33:9–11, Elim digambarkan terletak di antara Mara dan padang gurun Sin, dekat pantai timur Laut Teberau. Kemungkinan di sebelah selatan titik penyeberangan orang Israel dan di sebelah barat padang gurun Sin. Karena itu, Elim biasanya dianggap terletak di Wadi Gharandel, sebuah oasis 100 km sebelah tenggara Suez.

Professor Menashe Har-El dari Tel Aviv University (1968) mengusulkan Elim terletak di`Ayun Musa artinya "mata air/sumur Musa". Ia mencatat bahwa pada tahun 1907 geolog Thomas Barron telah mengamati adanya 12 mata air yang terletak di sana bersama-sama pohon-pohon kurma.[2] Professor James K. Hoffmeier tidak setuju karena dianggap terlalu dekat dengan tempat sebelumnya (tujuh mil/12 km) dan membutuhkan 4 lokasi berikutnya (menggunakan daftar perjalanan dalam Kitab Bilangan pasal 33 untuk dimampatkan menjadi hanya 23 mil/38 km..[3]

Kitab Keluaran mencatat bahwa orang Israel meninggalkan Elim, 2 bulan setengah setelah keluar dari Mesir (Keluaran 16:1), menuju ke Gunung Sinai melalui padang gurun Sin. Ada kemungkinan bahwa nama 'Elim' diturunkan dari suatu akar kata Semitik yang berarti "dewa-dewa", tetapi ini tidak dapat dibuktikan.

Sejumlah organisasi, Kristen dan bukan Kristen, menggunakan nama "Elim", misalnya Gereja Pantekosta Elim.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Keluaran 15:27
  2. ↑ Menashe Har-El. Sinai Journeys, The Route of the Exodus San Diego, California. Ridgefield Publishing Company. 1983. First published in Hebrew by Am Oved Publishing Ltd, Tel Aviv, 1968. cf. pp. 355-356.
  3. ↑ Hoffmeier, James K. (2005). Ancient Israel in Sinai: The Evidence for the Authenticity of the Wilderness Traditions. Oxford University Press USA. hlm. 163. ISBN 978-0-19-515546-4.

Pustaka

Tempat sebelumnya:
Mara
Pengembaraan orang Israel
dari Mesir ke Kanaan
Tempat persinggahan
Tempat berikutnya:
Tepi Laut Teberau

29°18′N 32°58′E / 29.300°N 32.967°E / 29.300; 32.967

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan