Kamis, 29 Oktober 2026
05:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Elang merah

Elang merah

Bagikan:
Elang merah
250px-Milvus_milvus_R%28ThKraft%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
M. milvus
Nama binomial
Milvus milvus
Artikel takson sembarang
250px-Milvus_milvus_MHNT.ZOO.2010.11.80.15.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Milvus milvus

Elang merah (Milvus milvus) adalah burung pemangsa yang berukuran sedang, satu famili dengan burung elang. Spesies ini merupakan endemik yang ada di wilayah Palearctic barat di Eropa dan barat laut Afrika, meskipun sebelumnya juga terjadi di luar di Iran utara[2] Burung ini termasuk jenis yang langka.[2]

Karakteristik fisik

Elang merah memiliki panjang 60–66 cm, dengan rentang sayap 175–179 cm. Burung jantan memiliki berat 800–1,200 gram dan burung betina memiliki berat 1,000–1,300 gram.[2] Ini adalah burung yang elegan, terbang melambung dengan mengandalkan sayapnya yang panjang, dan memutar ekor panjangnya untuk mengubahan arah. Bulu pada bagian tubuh, ekor atas dan sayap atas berwarna merah kecoklatan. Sayap utama berwara putih dan kontras dengan warna hitam dan gelap pada ujungnya. Pada burung muda, bagian dada dan perut berwarna cerah kekuning-kuningan.

Referensi

  1. ↑ Anon (2009). "Red Kite - BirdLife Species Factsheet". 2009 IUCN Red List Category. BirdLife International. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-01-04. Diakses tanggal 2009-07-05.
  2. 1 2 3 Snow, D. W. & Perrins, C. M. (1998). The Birds of the Western Palearctic Concise Edition. OUP ISBN 0-19-854099-X.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan