Selasa, 22 September 2026
09:52 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
El Tari

El Tari

politisi Indonesia

Artikel ini bukan mengenai Cut Tari.
Untuk bandar udara internasional di Kota Kupang, lihat Bandar Udara Internasional El Tari.
Elias Tari
Bangngu Loni
250px-Lukisan_El_Tari.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Gubernur El Tari di Museum El Tari
Gubernur Nusa Tenggara Timurke-2
Masa jabatan
12 Juli 1966 –29 April 1978
PresidenSoekarno
Soeharto
PendahuluW. J. Lalamentik
PenggantiWang Suwandi (Pj.)
Ben Mboi
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timurke-1
Masa jabatan
18 Juli 1965 –12 Juli 1966
GubernurW. J. Lalamentik
PendahuluTidak ada (jabatan baru)
PenggantiGodlief Boeky
Informasi pribadi
Lahir(1926-04-18)18 April 1926
Meninggal29 April 1978(1978-04-29) (umur 52)
MakamTMP Dharma Loka, Kupang
10°09′14″S 123°35′59″E / 10.153751°S 123.599681°E / -10.153751; 123.599681
Partai politik  Golkar
Suami/istri
Dra. Jeanette B. Tari-Gah
(m. 1951;meninggal 1978)
Anak
  • Joseph Samapati Tari
  • Trisia Tari
Orang tuaLoni Tari (ayah);
Bire Lay (ibu);
Johanes Ngahu Manoe (ayah angkat)
Profesi
JulukanEl Tari
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-20-TNI_Army-MG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI (Anumerta)

Mayor Jenderal TNI Anumerta Elias Tari (18 April 1926  29 April 1978) yang lebih dikenal sebagai El Tari adalah pejuang kemerdekaan dan pemimpin karismatik yang menjadi Gubernur Nusa Tenggara Timur sejak 12 Juli 1966 sampai kematiannya 29 April 1978. Ia menjadi Gubernur NTT menggantikan W. J. Lalamentik.

Kebijakan yang dilaksanakan adalah membentuk Desa Gaya Baru dari kerajaan-kerajaan Tradisional. Terkenal dengan motto: "Tanam, Tanam, sekali lagi Tanam!"[1]

Sebelumnya, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 104 Tahun 1965 Tanggal 6 Mei 1965, El Tari diangkat sebagai Wakil Gubernur NTT[2] dan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Dr. Soemarno Sosroatmodjo, mendampingi Gubernur W. J. Lalamentik pada tanggal 18 Juli 1965.[3]

Kehidupan Awal

Informasi seputar masa kecil El Tari cenderung sulit untuk didapatkan. Hal ini karena El Tari sudah yatim piatu sejak muda dan tidak ada sanak saudara dari masa kecil dan mudanya yang pernah mencatatkan perihal kehidupan awal El Tari. Ia lahir di Pulau Sabu,[4] pada tanggal 18 April 1926.[5] Di sana ia dilahirkan sebagai bungsu dari tiga belas bersaudara bagi orang tua bernama Loni Tari dan Bire Lay.[6] Secara adat Sabu ia diberi nama Bangngu Loni, dan saat dibaptis dalam agama Kristen ia diberi nama Elias Tari, yang selalu dipakainya secara resmi. El Tari juga memiliki seorang ayah angkat bernama Johanes Ngahu Manoe.[6]

Daftar Riwayat Pendidikan

  • Pendidikan Umum[7]
No. Pendidikan Tahun
1. Hollandsch-Inlandsche School (HIS) 1933 - 1940
2. Ambachtsschool (Sekolah Kejuruan Teknik) 1940 - 1944
3. Sekolah Pelayaran Tinggi di Tegal 1944 - 1945
  • Pendidikan Militer[8]
No. Pendidikan / Kursus Militer Tahun
1. Kursus Territoal di Bandung (NMM) 1951
2. PPUR 1956
3. Kupaltu (setingkat Kursus Dan Ki) 1956 - 1957
4. Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) 1969

Daftar Riwayat Pekerjaan

No. Pengalaman Pekerjaan[9] Lokasi Tahun
1. Jawa Unco Kashia Semarang Januari 1945 - Agustus 1945
2. KM RI Semarang Agustus 1945 - Desember 1945
3. Chev. Div. A Armada IV Tegal Januari 1946 - Juli 1947
4. Dan Ki II Jon 178 Res 45 Div. Diponegoro Pemalang Selatan / Wonosobo Juli 1947 - Oktober 1948
5. Ka Si I Jon Paraja Div. Diponegoro Semarang Oktober 1948 - Oktober 1949
6. Pa Si Ko Group Seberang Yogyakarta Oktober 1949 - April 1950
7. Perwira Daerah Militer (PDM) Flores Ende April 1950 - Desember 1950
8. Komandan KMK / Kopel Kupang Januari 1951
9. Kepala Bagian PPT 72 Denpasar Mei 1951 - 1955
10. Perwira Daerah Militer (PDM) Bali 1956 - 1957
11. Komandan Kompi II Batalyon 712 Resimen 26 Territorium VII Kupang 1957 - 1958
12. Dandim 1608 Kupang 1958 - 1960
13. PUTERPRA (Perwira Urusan Teritorial dan Perlawanan Rakyat) Korem 161 Kupang 1960 - 1965
14. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Kupang 18 Juli 1965
15. Pejabat Gubernur Nusa Tenggara Timur Kupang 12 Juli 1966
16. Ketua Presidium Universitas Nusa Cendana Kupang September 1966
17. Gubernur Nusa Tenggara Timur Kupang Desember 1966
18. Anggota MPRS RI Jakarta Maret 1967
19. Anggota MPR RI Jakarta Januari 1972
20. Pejabat Gubernur Nusa Tenggara Timur Kupang Agustus 1972 - 15 Februari 1973
21. Gubernur Nusa Tenggara Timur Kupang 15 Februari 1973 - 29 April 1978

Sakit dan Wafat

Di tengah periode kedua jabatannya sebagai gubernur, kondisi kesehatan El Tari perlahan menurun oleh karena sakit yang telah lama dideritanya. Upaya pengobatan pun ditempuh hingga ke negeri Belanda.[10] Di sana El Tari sempat menerima tindakan operasi ginjal.[10] Namun, hasilnya tidak begitu memuaskan. Dalam kondisi yang demikian El Tari tetap berupaya maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai Gubernur. Bahkan ia juga berupaya mempersiapkan proses suksesi kepemimpinan provinsi NTT, yang akan dilangsungkan pada bulan Mei 1978. Menurut kesaksian Ben Mboi, di penghujung masa jabatannya beliau masih sempat menelepon Ben Mboi yang adalah salah satu calon gubernur pengganti El Tari, pada pagi dan siang hari, tanggal 29 April 1978, untuk membicarakan perihal pencalonannya.[10] Selain itu, beliau juga masih terlihat oleh masyarakat menghadiri kegiatan karnaval yang dilaksanakan siang itu di Kota Kupang. Namun kehendak Tuhan berkata lain. El Tari tidak sempat menyelesaikan masa jabatannya, yang direncanakan akan berakhir pada Juli 1978. Beliau wafat karena serangan jantung[11] pada sore hari tanggal 29 April 1978,[10] meninggalkan duka bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka, Kupang pada tanggal 2 Mei 1978.

Keluarga

Pada 21 Juni 1951, El Tari menikahi sesama pejuang kemerdekaan bernama Jeanette Batseba Gah, yang akrab disapa Neta Gah.[12] Neta merupakan seorang keturunan suku sabu, sama seperti El Tari, yang bermukim di Pulau Sumba. Di kampung halaman Neta inilah mereka melangsungkan pernikahan, tepatnya di Melolo. Setelah itu Neta berpindah ke Denpasar mengikuti El Tari yang bertugas di sana.[12]

Pernikahan El Tari dan Neta tidak dikaruniai anak. Kendati demikian mereka memiliki dua orang anak angkat yang bernama Joseph Samapati "Yus" Tari dan Trisia Tari.[6]

Penghargaan

Tanda Kehormatan

Sebagai seorang prajurit yang terlibat dalam berbagai pertempuran dan ditambah pengabdiannya, El Tari dianugerahi berbagai tanda kehormatan. Berikut ini daftarnya.

  1. 60px-Bintang_Sewindu_APRI_rib.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Bintang Sewindu
  2. 60px-Bintang_Gerilya_rib.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Bintang Gerilya
  3. 60px-Bintang_Kartika_Eka_Paksi_Nararya_rib.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
  4. 60px-Bintang_Jalasena_Nararya_rib.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Bintang Jalasena Nararya
  5. 60px-Satyalancana_Perang_Kemerdekaan_I.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Perang Kemerdekaan I
  6. 60px-Satyalancana_Perang_Kemerdekaan_II.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Perang Kemerdekaan II
  7. 60px-Satya_Lencana_GOM_I.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Gerakan Operasi Militer I
  8. 60px-Satyalencana_G.O.M._II.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Gerakan Operasi Militer II
  9. 60px-Satyalencana_G.O.M._III.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Gerakan Operasi Militer III
  10. 60px-Satyalancana_G.O.M._IV.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Gerakan Operasi Militer IV
  11. 60px-Satya_Lencana_Penegak.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Penegak
  12. 60px-Pita_%28Ribbon%29_Satyalencana_Kesetiaan_XXIV.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun
  13. Mena I/II Ambon

Penghargaan Lainnya

Untuk mengenang jasa-jasanya, nama El Tari dijadikan nama dua fasilitas penerbangan sipil dan militer di Kupang, yakni Bandar Udara Internasional El Tari serta Pangkalan Udara TNI AU El Tari.[13][14] Selain itu nama El Tari juga diabadikan sebagai nama jalan-jalan utama di berbagai kota dan kabupaten di Nusa Tenggara Timur serta sebagai nama sebuah balai pertemuan di kantor gubernur, yakni Aula Utama El Tari.[15] Di bidang olahraga, nama El Tari juga disematkan pada ajang sepak bola tertinggi di provinsi yang ia pimpin hingga akhir hayatnya, yakni El Tari Memorial Cup.[16] Upaya mengenang El Tari juga terlihat secara fisik dengan pembuatan patung dirinya dalam berbagai ukuran. Di Kota Kupang patung utuh El Tari dapat dijumpai di Bundaran Patung Tirosa[17] dan di halaman kantor gubernur NTT.[18] Sementara patung dadanya dapat ditemukan di depan terminal bandara El Tari dan tangga depan aula El Tari.[15] Di luar itu ada pula satu patung utuh El Tari di Soe, TTS.[19]

Galeri

  • Potret wajah Gubernur El Tari
    Potret wajah Gubernur El Tari
  • Potret Gubernur El Tari bersama sang istri, Ibu Jeanette Tari-Gah
    Potret Gubernur El Tari bersama sang istri, Ibu Jeanette Tari-Gah
  • Gubernur El Tari bersama para bupati asal NTT. (ki-ka: A.B. Langoday (Flotim), J. Nailiu (TTU), H.J. Gadi Djou (Ende), F.S. Lega (Manggarai), Umbu Hr. Kapita (Sumba Timur), El Tari, Umbu S. Pekudjawang (Alor), Laurens. Say (Sikka)
    Gubernur El Tari bersama para bupati asal NTT. (ki-ka: A.B. Langoday (Flotim), J. Nailiu (TTU), H.J. Gadi Djou (Ende), F.S. Lega (Manggarai), Umbu Hr. Kapita (Sumba Timur), El Tari, Umbu S. Pekudjawang (Alor), Laurens. Say (Sikka)
  • El Tari dan Umbu Hr. Kapita (bupati sumba timur) dalam sebuah jamuan makan malam
    El Tari dan Umbu Hr. Kapita (bupati sumba timur) dalam sebuah jamuan makan malam
  • El Tari bersalaman dengan anak-anak saat berkunjung ke pelosok daerah NTT
    El Tari bersalaman dengan anak-anak saat berkunjung ke pelosok daerah NTT
  • El Tari berpidato dalam acara pelantikan bupati sumba timur
    El Tari berpidato dalam acara pelantikan bupati sumba timur
  • Salah satu patung El Tari yang terletak di Soe
    Salah satu patung El Tari yang terletak di Soe

Referensi

  1. Administrator. "Gubernur Dalam Masa". nttprov.go.id (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-03-07.
  2. "Keputusan Presiden RI Nomor 104 Tahun 1965"[pranala nonaktif permanen]. sipuu.setkab.go.id. Diakses tanggal 14 Oktober 2018, jam 16:07 WITA.
  3. "Biro Administrasi Umum Kantor Gubernur Kepala Daerah Propinsi NTT, Memori Gubernur Kepala Daerah Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 1958-1972, Jilid I, (Flores: Percetakan Arnoldus Ende, 1972)," hlm.15.
  4. "Mayor Jenderal TNI (Anumerta) El Tari". nicky write history (dalam bahasa Inggris). 2021-07-30. Diakses tanggal 2025-03-07.
  5. Klinken, Geert Arend van (2014). The Making of middle Indonesia: middle classes in Kupang town, 1930s-1980s. Verhandelingen van het Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde. Leiden ; Boston: Brill. ISBN 978-90-04-26508-0.
  6. 1 2 3 Natom, Petrus. "Profil dan Perjalanan Karier El Tari, Gubernur Kedua Provinsi NTT - Siar indo". Profil dan Perjalanan Karier El Tari, Gubernur Kedua Provinsi NTT - Siar indo. Diakses tanggal 2025-03-07.
  7. "Biro Administrasi Umum Kantor Gubernur Kepala Daerah Propinsi NTT, Op.Cit.,". 11.
  8. "ibid".
  9. "ibid," 12.
  10. 1 2 3 4 Mboi, Ben (2011). Ben Mboi: memoar seorang dokter, prajurit, pamong praja (Edisi Cet. 1). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 978-979-9103-77-2.
  11. Hartiningsih, Maria; Adiprasetyo, Agung (2022). Nyanyian kehidupan Nafsiah Mboi: biografi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-623-346-507-6.
  12. 1 2 Passar, Kanis (2005). Ensiklopedi Mereka dan Karya: Untuk Generasi Berlanjut NTT. Kupang: Yayasan Cinta Flobamora Abdi. hlm. 83.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. "Eltari Airport | Kupang". kupang-airport.com. Diakses tanggal 2025-03-07.
  14. "Mengenal El Tari, Bandara Peninggalan Belanda Bekas Ladang Jagung". (2024-05-07). Diakses tanggal 2025-03-11.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  15. 1 2 Kompasiana.com (2017-12-30). "Aula Utama "El Tari" Membutuhkan Perawatan Serius". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2025-03-11.
  16. Flobamora-News.Com (2019-07-10). "Sejarah Bola Di NTT Dari Piala Jusuf, El Tari Cup, Hingga El Tari Memorial Cup - Flobamora News". Diakses tanggal 2025-03-07.
  17. "Mengenal Sosok Trio Patung Tirosa - Kabar NTT". 2024-12-03. Diakses tanggal 2025-03-11.
  18. Therik, Jes A. (1997). Mengenal Nusa Tenggara Timur. Kupang: Pemerintah Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur. hlm. 24.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  19. Kompasiana.com (2023-06-08). "Tongkrongan Gratis Anak Muda di Kota Soe". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2025-03-11.
Jabatan politik
Didahului oleh:
W. J. Lalamentik
Gubernur Nusa Tenggara Timur
12 Juli 1966 – 29 April 1978
Diteruskan oleh:
Wang Suwandi
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan