Sabtu, 26 September 2026
02:54 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Ektoderm

Ektoderm adalah bagian terluar dari tiga lapisan massa sel yang muncul di awal perkembangan embrio. [1] Ektoderm berasal dari sel epiblast, dan terbentuk selama proses gastrulasi.[2] Gastrulasi adalah proses tahapan pertumbuhan embrio yang berbentuk mangkuk dan terdiri atas dua sel.[3] Setelah lapisan mesoderm terbentuk, sel-sel akan berhenti masuk ke streak primitif dan sel epiblast yang tersisa selanjutnya akan membentuk ektoderm.[2] Ektoderm menimbulkan dua garis keturunan yang berbeda, yaitu ektoderm permukaan dan ektoderm saraf.[2] Pada vertebrata, ektoderm kemudian akan tumbuh menjadi rambut, kulit, kuku dan lensa mata.[1] Pada Cnidaria dewasa dan Ctenophora, tubuhnya meliputi jaringan epidermis yang terkadang juga disebut ektoderm.[1] Hampir senada dengan Encyclopedia Britannica, menurut Atlas of Human Embriology, lapisan ektoderm akan membentuk sistem saraf pusat, sistem saraf perifer, epitel sensorik (dari telinga, hidung dan mata), epidermis, rambut, kuku, subkutan, enamel gigi dan kelenjar hipofisis.[4] Ektoderm juga berkontribusi terhadap adiposa dan hati.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 "Ectoderm". Encyclopedia Britannica. Diakses tanggal 1 Mei 2014.
  2. 1 2 3 4 "Ectoderm". Life Discovery Map. Diakses tanggal 1 Mei 2014.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ Kashiko, Tim. Kamus Lengkap Biologi. Surabaya: Kashiko Press. hlm. 198.
  4. ↑ "Derivatives of the germ layers". Atlas of Human Embriology. Diakses tanggal 1 Mei 2014.[pranala nonaktif permanen]


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan