Senin, 02 November 2026
15:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Ekonomi Yaman

ekonomi negara

Bagikan:

Ekonomi Yaman telah dikembangkan melalui perdagangan lintas benua Asia dan Afrika sebelum memasuki abad ke-20 Masehi. Perdagangan utamanya diadakan di pelabuhan Aden. Yaman menjadi penghubung pasar-pasar di India bagian barat dan Somalia bagian timur. Kapal-kapal dari Etiopia dan India berlabuh di pelabuhan Aden untuk berdagang. Selain itu, Yaman menjadi penghubung perdagangan laut menuju ke Irak dan perdagangan darat menuju ke Syam. Pada masa ini, ekonomi Yaman tidak berkembang. Ekonomi Yaman baru mengalami perkembangan hingga memasuki Zaman Minyak di awal abad ke-20 Masehi.[1]

Ekspor dan Impor

Mitra ekspor

Tiongkok 53%, Arab Saudi 10%, Uni Emirat Arab 7%, Australia 5% (2019)[2]

Barang ekspor

Minyak bumi mentah, emas, ikan, cairan kimia untuk industri, besi tua.

Mitra impor

Tiongkok 25%, Turki 10%, Uni Emirat Arab 9%, Arab Saudi 8%, India 7% (2019)[2]

Barang impor

Gandum, minyak bumi olahan, besi, beras, mobil.

Referensi

  1. ↑ Latifah, N.A. dan Mulyono J. (2019). "Timur Tengah dan Ekonomi Syariah: Studi Empiris Terhadap Perkembangan Ekonomi Syariah di Timur Tengah". Al-Falah: Journal of Islamic Economics. 4 (1): 72. doi:10.29240/alfalah.v4i1.591.
  2. 1 2 "The World Factbook". CIA.gov (dalam bahasa Inggris). Central Intelligence Agency. Diakses tanggal 15 Oktober 2022.


Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan