Senin, 26 Oktober 2026
17:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Ekonomi digital

ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital

Bagikan:

Ekonomi digital adalah jenis ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital. Konsep ekonomi digital diperkenalkan pertama kali oleh Don Tapscott pada tahun 1996 dalam karya tulis ilmiahnya yang berjudul The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence.[1] Para pelaku ekonomi digital juga telah menerapkan teknologi finansial dalam pengembangan sistem pembayaran dan pembiayaan.[2]

Terminologi

Terminologi ekonomi digital pertama kali diperkenalkan oleh Tapscott. Ekonomi digital dipandang sebagai sebuah fenomena sosial yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi komunikasi ini kemudian memberikan pengaruh kepada sistem perekonomian. Ekonomi digital ditandai dengan adanya industri teknologi informasi dan komunikasi, kegiatan perdagangan elektronik dan distirbusi barang atau jasa secara digital.[3]

Sejarah

Era ekonomi digital pertama kali muncul pada periode tahun 1980-an. Teknologi yang digunakan untuk efisiensi bisnis pada periode ini adalah komputer pribadi dan internet. Perdagangan elektronik juga berkembang melalui penggunaan komputer pribadi dan internet. Setelahnya muncul era ekonomi yang baru. Era baru ini ditandai dengan berkembangnya teknologi seluler, akses internet tanpa batas, dan munculnya teknologi komputasi awan. Ketiga jenis teknologi ini yang kemudian dipakai dalam proses ekonomi digital pada era yang baru.[4]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Budiarta, K., Ginting, S. O., dan Simarmata, J. (2020). Ekonomi dan Bisnis Digital. Yayasan Kita Menulis. hlm. 1. ISBN 978-623-7645-75-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Sukma 2019, hlm. 4.
  3. ↑ Sukma 2019, hlm. 11.
  4. ↑ Sukma 2019, hlm. 1.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan